Bisnis dan Ekonomi

Infrastruktur Strategis dan Investasi Jadi Modal Sulut Perkuat Pertumbuhan

Infrastruktur Strategis dan Investasi Jadi Modal Sulut Perkuat Pertumbuhan
Sinergitas stakeholder dan Bank Indonesia

Manado, BeritaManado.com — Bank Indonesia Sulawesi Utara menegaskan bahwa percepatan investasi dan penguatan infrastruktur strategis merupakan modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan halal bihalal yang dirangkaikan dengan paparan outlook perekonomian Sulut tahun 2025–2026.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut, Renold Asri, menekankan bahwa keberadaan pelabuhan dan bandara berskala internasional serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan Likupang harus dioptimalkan.

“Infrastruktur yang kita miliki adalah modal besar. Tugas kita adalah memastikan agar fasilitas ini betul-betul memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Hal senada disampaikan akademisi Universitas Negeri Manado, Nikolas Fajar, yang menyoroti pentingnya investasi baru.

“Sulut punya daya tarik besar bagi investor, baik asing maupun domestik. Tinggal bagaimana kita menciptakan ekosistem yang kondusif,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaku usaha dari sektor perhotelan, Sahril Salim selaku Director of Sales and Marketing Hotel Four Points Manado, menilai percepatan investasi akan ikut mendongkrak industri pariwisata.

“Kalau infrastruktur dan investasi terus diperkuat, multiplier effect-nya akan dirasakan sektor pariwisata. Itu artinya dampaknya langsung ke masyarakat,” katanya.

(***/srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara