Politik dan Pemerintahan

Ijin Agen Elpiji “Nakal” Terancam Dicabut

Kantor DPRD Kota Manado

Kantor DPRD Kota Manado

Manado – Sebagai bentuk ketegasan DPRD Kota Manado, dalam memberikan jaminan ketersediaan kebutuhan Elpiji bagi masyarakat, lembaga wakil rakyat meminta pemerintah kota menutup agen-agen penyedia Elpeji bermasalah.

Ketua Komisi B, Lily Binti menyayangkan ketidak tegasan pemerintah dalam menyikapi persoalan kelangkaan Elpiji yang sering meresahkan masyarakat. Padahal, dengan kebijakan pemerintah dalam mengalihkan penggunaan bahan bakar minyak dan digantikan bahan bakar gas, harus didukung dengan jaminan ketersediaan stok yang maksimal.

“Komisi B sangat disayangkan pada akhir-akhir ini, masyarakat sering mengeluh-ngeluhkan kelangkaan Elpiji. Padahal, pemerintah berkewajiban untuk memberikan jaminan kebutuhan gas kepada masyarakat. Hal ini disebabkan, pemerintah sendiri yang meminta masyarakat untuk menggunakan gas, menggantikan penggunaan minyak tanah,” ujar Binti.

Selain itu, pemerintah kota perlu melakukan pengawasan ekstra ketat dalam mengatasi permainan harga Elpiji oleh para agen dan pangkalan.

“Pemerintah diharapkan sering melakukan pengawasan dilapangan. Karena langkah tersebut dipandang baik untuk mengantisipasi permainan harga Elpiji dari agen dan pangakalan yang dengan sengaja mencari keuntungan diuar ketentuan harga yang sewajarnya. Perlu dilakukan verifikasi kembali terhadap pangkalan dan agen. Apabila kedapatan bermasalah, pemerintah harus mengambil sikap tegas dengan mencabut ijin usaha ditempat tersebut,” pungkasnya. (Leriando Kambey)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara