Amurang – Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) khusunya yang ada pusat kota Amurang hingga kini sangat minim lampu penerang jalan. Hal ini sontak membuat pengendara jalan menuding pihak terkait terkesan cuek dan tidak mau peduli terhadap lampu jalan di pusat kota Amurang.
“Sudah berlangsung cukup lama, akan tetapi belum ada perhatian pihak terkait, untuk itu kami beranggapan pihak terkait seakan membiarkan hal ini,” tukas Billy Regar tokoh masyarakat Amurang.
Jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin potensi rawan keamanan dan ketertiban di masyarakat terganggu.
Mirisnya lagi, resiko kecelakaan akan sangat besar, sebab pusat Kota Amurang yang merupakan jalur trans Sulawesi ini terdapat sejumlah jalan berlubang, sehingga sangat membahayakan pengendara jalan.
“Lihat saja, sudah cukup banyak kecelakaan yang terjadi di jalan ini, mungkin salah satu potensi kecelakaan adalah jalan rusak dan minimnya lampu jalan,” pungkas Regar. (Sanly Lendongan)
