
Camat Fabian Mendur saat melakukan pemeriksaan pasukan/barisan peserta upacara
Kawangkoan, BeritaManado.com — Setiap peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia, banyak orang yang akan mengenang sosok dua bersaudara Alex Mendur dan Frans Sumarto Mendur.
Dua tokoh yang berjasa asal Kawangkoan ini terlibat langsung dalam detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan upacara penaikan bendera merah putih.
Keduanya bukan sebagai pelaku utama dari dua momentum bersejarah, namun berada ‘dibalik layar’ dengan sebuah kamera dan berhasil mengabadikan peristiwa tersebut.
Kini setelah 79 tahun momentum kemerdekaan Indonesia yang diabadikan Alex Mendur dan Frans Mendur, di Kecamatan Kawangkoan dan Kawangkoan Utara, ada dua sosok bermarga Mendur yang terlibat langsung dalam upacara HUT RI.
Pertama adalah Adrian Lionel Mendur, anak seorang wartawan Herdy Mendur yang bertugas dalam kelompok Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) sebagai salah satu dari tiga pengibar bendera.
Sang ayah Herdy Mendur pun mengaku bangga, karena anaknya dapat menjalankan tugas negara saat penaikan dan penurunan bendera.

Adrian Lionel Mendur bersama sang ayah Herdy Mendur usai upacara HUT RI di Kawahgkoan
Sementara pada bagian lain, upacara yang sama juga digelar di wilayah Kecamatan Kawangkoan Utara.
Di lokasi ini, bertindak sebagai Inspektur Upacara yaitu Camat Kawangkoan Utara Fabian Mendur yang tampil dengan ba ji ubserba putih.
Seluruh rangkaian kegiatan upacara berlangsung dengan aman dan lancar, termasuk penaikan dan penurunan bendera.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga acara upacara HUT ek-79 RI di Kawangkoan Utara dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Camat Fabian Mendur.
Ditambahkannya, bahwa ada satu peristiwa yang harus kita kenang terus selain apa yang dilakukan di wilayah kita setiap tahun.
“Ada dua sosok Alex Mendur dan Frans Mendur yang berhasil mengabadikan peristiwa bersejarah detik-detik Proklamasi Indonesia okeh Bung Karno. Sebagai orang Kawangkoan, Minahasa dan Sulawesi Utara, kita harus berbangga karena dua tokoh ini adalah orang Kawangkoan,” tutur Fabian Mendur.
(Frangki Wullur)
