
Kawangkoan, BeritaManado.com – Selangkah lagi Alex Impurung Mendur dan Frans Sumarto Mendur akan menjadi pahlawan nasional.
Hal itu terungkap dalam sesi dialog dalam Seminar Nasional Pengusulan Alex Mendur dan Frans Mendur sebagai pahlawan nasional di KGPM Sentrum Kawangkoan, Minahasa, Senin (3/11/2025).
Meski hanya tinggal selangkah lagi, namun hal itu cukup berat karena harus memiliki data-data pendukung yang otentik tentang kiprah Alex Mendur dan Frans Mendur semasa hidupnya.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Sosial RI Didik Karsadiguna dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam pengusulan tersebut penting untuk diperhatikan persyaratan yang besifat umum dan khusus.
“Data yang dikumpulkan harus bersifat primer karena untuk pembuktian kebenaran tentang kiprah Alex Mendur dan Frans Mendur,” ungkap Didik Karsadiguna.
Hal senada juga disampaikan para narasumber yang hadir membawakan materi dalam seminar nasional tersebut Raymond Maeikere dan Tenny Assa.

Inisiator pengusulan Alex Mendur dan Frans Mendur sebagai pahlawan nasional Judie Turambi mengatakan bahwa pihaknya akan mengupayakan untuk memenuhi semua persyaratan yang ada.
Terkait hasil seminar, Judi Turambi menuturkan bahwa hal itu akan menjadi bahan kajian di tingkat daerah dan pusat sebelum masuk pada tahap finalisasi pemberian gelar pahlawan nasional.
“Jadi jika semua persyaratan sudah dipenuhi dan didukung oleh pemerintah daerah, maka langkah selanjutnya akan berproses di pusat. Nanti akan ada tim dari pusat yang akan melakukan cross check untuk membuktikan kebenaran tentang Alex Mendur dan Frans Mendur,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, salah satu tokoh masyarakat Kawangkoan Dharma Palar turut memberikan usulan dalam sesi dialog.
“Kita sebagai masyarakat Kawangkoan Raya juga harus siap dalam hal ini. Jika ada tim dari pusat datang ke Kawangkoan dan melakukan serangkaian wawancara, kita harus punya referensi narasumber yang dapat menjelaskan kebenaran informasi tentang sosok dua kakak beradik tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur IPDN Kampus Sulawesi Utara Arnold Poli memberikan tanggapan yang sangat memotivasi.
“Saya dan kita semua warga Kawangkoan harus berani pasang badan untuk berjuang bersama untuk mengawal proses ini sehingga bisa berhasil. Dalam bentuk apa komitmen kita pada proses ini, itu akan sangat bermanfaat untuk mencapai apa yang diharapkan bersama,” harapnya.

Perwakilan keluarga dalam hal ini Yulius Mendur menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kawangkoan dan pihak yang telah menginisiasi pelaksanaan seminar nasional tersebut.
“Saya merasa bangga atas upaya yang sedang dilakukan ini. Semoga apa yang kita harapkan bersama ini dapat terwujud seijin Tuhan,” ucapnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Kepala Dinas Sosial Maya Rambitan, Camat Kawangkoan Stenly Umboh, Camat Kawangkoan Barat Heppie Lumintang, Camat Kawangkoan Utara Fenty Lapian, perwakilan Koramil Kawangkoan, perwakilan Polsek Kawangkoan, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta tamu undangan lainnya.
Sebagaimana diketahui, Alex Mendur dan Frans Mendur adalah kakak beradik yang berhasil mendokumentasikan momen bersejarah detik-detik Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 silam.
(Frangki Wullur)
