“Kami berharap kasus HOAX dan fitnah mencermankan nama baik seseorang apalagi pejabat negara seperti ini tidak lagi terulang di daerah,” ujar Kapendam XIII/Merdeka sambil menghimbau agar warga Sulut meneliti satu informasi sebelum disebarkan khususnya yang menyangkut simbol lembaga negara.
(***/Dimas Koesnan)
