Membawa problem, luka, dengan cerita berbeda namun dengan satu tujuan yang sama, Healing.
Hal ini memberi energi tersendiri agi masing-masing peserta untuk dapat berproses bersama, dengan tetap menjadi diri sendiri tanpa takut disalahkan apalagi dihakimi.
“Untuk saat ini, healing trip memang tidak bisa diikuti terlalu banyak orang per batchnya, karena menjaga kualitas pertemuan dan efektivitas treatment. Saya sedang menyusun program dalam format grup besar agar bisa membantu lebih banyak orang untuk merasakan liburan healing yang sebenarnya,” pungkas Chiko.
Healing Trip, cara baru traveling untuk menyembuhkan luka. Info lebih lanjut, kunjungi Instagram @chikology.
(***/Finda Muhtar)
