“Ketika big data sudah ada, pertanyaannya, how the next? Bagaimana kita bergerak? Dengan siapa kita bergerak? Karena di era seperti ini, kolaborasi adalah kunci,” ujarnya.
Neni menambahkan bahwa data hanya akan berdampak jika pemerintah, legislator, akademisi, teknolog, dan masyarakat sipil masuk ke dalam ekosistem kolaboratif yang sama.
Tanpa kerja bersama lintas sektor, Indonesia akan sulit mengejar percepatan perubahan di zaman kuantum.
(***/rds)
