KOTAMOBAGU – Menjelang Natal dan Tahun Baru, harga beras di Kotamobagu akhir – akhir ini mengalami kenaikan harga. Berdasarkan data yang dirangkum, tercatat harga beras berada di kisaran Rp 9500 hingga Rp. 7500 per kilogramnya. Ini menunjukkan lonjakan yang cukup tinggi.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Penanaman Modal (Disperindagkop-PM) Hamzah Kastur SE, saat ditanyai tentang hal ini mengatakan mengenai kenaikan harga yang menurutnya tidak terlalu mencolok, dimana kenaikannya masih berkisar 7 sampai 10 persen.
“Kenaikan lima ratus rupiah sampai seribu rupiah, hanya terjadi di beberapa tempat saja, tidak menyeluruh. Ini dikarenakan tingginya konsumsi masyarakat menjelang Natal dan tahun baru, sedangkan untuk harga barito (bawang,rica,tomat) sampai saat ini masih stabil,” tuturnya.
Pemerhati masyarakat yang enggan diberitakan, mengatakan bahwa, “Kenaikan harga beras dinilai membebankan bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat kecil jelang Natal dan tahun baru, ditambah lagi dengan kelangkaan minyak tanah saat ini, pemerintah harus segera mencari solusi dengan jalan menambah suplai beras agar permintaan naik dan harga dapat turun sesuai dengan daya beli masyarakat,” tandasnya. (zumi)
