Bisnis dan Ekonomi

Gotong Royong Jaga Kesehatan Pekerja, BPJS Kesehatan Gelar Satya JKN Award 2025

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memastikan program perlindungan sosial terintegrasi dan menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.

Direktur Pertimbangan Hukum Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung RI, Rudi Irmawan, menegaskan bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif badan usaha melalui kepatuhan hukum.

“Kami bersama BPJS Kesehatan terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kepatuhan melalui langkah hukum yang bersifat preventif, represif, nonlitigasi, maupun litigasi.
Kami juga mengimbau agar seluruh badan usaha tidak hanya mematuhi kewajiban hukum, tetapi menjadikan kepatuhan sebagai budaya perusahaan,” ucap Rudi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Cris Kuntadi, menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pekerja formal dan informal memiliki perlindungan yang layak.

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi ketenagakerjaan nasional untuk membangun sistem ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, dan berkeadilan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama agar seluruh pekerja di Indonesia terlindungi jaminan sosial. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga keberlangsungan Program JKN melalui perluasan cakupan perlindungan. Mari kita lanjutkan membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, berdaya saing, dan berkeadilan sosial,” ujar Cris.

Sementara itu, Deputi III Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat Kantor Staf Presiden RI, Syska Hutagalung, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung Program JKN.

Menurutnya, implementasi Program JKN merupakan komponen penting yang menumbuhkan kepedulian terhadap sistem jaminan sosial nasional.

“Meski masih banyak tantangan, kami berkomitmen untuk terus mengawal agar Program JKN berjalan dengan baik. Kami juga mendorong BPJS Kesehatan untuk memaksimalkan sumber daya yang dimiliki sehingga pelayanan kepada peserta dapat terus meningkat,” pungkas Syska.

(***/srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara