
Manado – Mengejutkan! Fraksi Persatuan Nasional di DPRD Sulut mulai Senin (2/4) hari ini, bubar. Hal tersebut dikatakan oleh Ir Djafar Alkatiri didampingi Rosmawati Nasaru dan Anthon Mamonto saat jumpa pers di ruangan Baleg Deprov.
“Mulai saat ini Fraksi Persatuan Nasional (FPN) bukan lagi fraksi di DPRD Sulut. Masing-masing anggota fraksi menyesuaikan diri sesuai tata-tertib. Kami sudah berupayah agar fraksi ini tetap utuh namun ternyata tidak bisa lagi,” tukas Alkatiri.
Dikisahkan Ketua PPP ini, awal berdirinya FPN telah terjadi kesepakatan bahwa setiap satu tahun posisi ketua fraksi digilir. Namun dengan berjalannya waktu tiga anggota fraksi diluar personil Partai Amanat Nasional (PAN) legowo sehingga posisi ketua fraksi dijabat oleh Farid Lauma dari PAN.
“Nah, sekarang khan sudah 2,5 tahun, adilnya bahwa posisi ketua fraksi bukan lagi dari PAN, tapi harus diganti salah-satu dari PPP, PKS dan Hanura,” tambahnya.
Diketahui, pada rapat FPN tadi pagi tidak terjadi kesepakatan perihal posisi ketua fraksi yang dijabat Farid Lauma. Alkatiri Cs ngotot agar ketua fraksi dijabat oleh personil diluar PAN. Kerena tidak terjadi kesepakatan maka pihak Alkatiri menyatakan FPN bubar.
Namun Ketua FPN Farid Lauma dikonfirmasi wartawan menyatakan, FPN tidak bubar. “Belum! FPN belum bubar karena memang yang terjadi belum ada kata sepakat,” singkat Lauma.
Senada dikatakan Wakil Ketua Deprov Arthur Kotambunan. Menurunya, posisi FPN masih sah sebagai fraksi. “FPN bisa dikatakan bubar jika tiga personil selain PAN yang ada di FPN sudah menyatakan bergabung dengan fraksi lain. (jerry)
