“Penyebabnya beragam. Ada karena minuman keras, persoalan keluarga hingga sakit hari” terang kapolresta.
Kedepan, Julianto berharap unsur rohaniawan dan perwakilan pemerintah terkecil seperti kepala lingkungan makin berperan mengatasi keributan antar warga.
Kapolresta menyampaikan terima kasih atas semua masukan dan saran dari pengurus FKUB Sulut.
“Harus ada program lanjutan setelah ini. Kita buat pertemuan khusus di wilayah tertentu dan edukasi masyarakat di sana tentang pentingnya kerukunan,” tandasnya.
Turut hadir dalam pertemuan Sekretaris FKUB Sulut Hanny Sumakul, Ketua FKUB Manado Pdt Janny Lompoliu, Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi, Plt Kepala Kesbangpol Manado Meiske Lantu dan perwakilan para tokoh agama.
(Alfrits Semen)
