Politik dan Pemerintahan

Fenomena Plt Sekot di Kabupaten/Kota, Pemprov Harus Dievaluasi

MANADO – Menjamurnya pelaksana tugas sekretaris daerah tingkat II atau Plt Sekda di beberapa daerah seakan menjadi sebuah trend yang baru dalam dunia pemerintahan Sulawesi Utara. Tak pelak kalau banyak yang berpikir bahwa sengaja adanya Plt Sekda di beberapa daerah guna pengamanan beberapa kepentingan dari satu kelompok atau individu.

DR. Ferry Liando ketika dimintai tanggapan terkait trend baru ini yang mana ada beberapa kabupaten/kota yang Sekdanya hanya dijabat oleh Pelaksan Tugas dalam artian tidak definitif. Liando dengan elegan mengatakan bahwa hal tersebut berarti ada indikasi telah tersistematis dengan sebuah pemahaman yang sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota.

“Kalaupun semisalnya hanya ada satu atau dua yang sekdanya tidak definitif, berarti masih wajar. Mungkin ada kesalahan administrasi atau hal-hal yang masih bisa ditoleransi. Namun kalau sudah lebih dari itu maka secara hitungan matematisnya perlu dipertanyakan,” kata Liando.

Liando juga menambahkan bahwa kalau situasi sudah seperti ini maka seharunya pemerintah provinsi perlu dievaluasi terkait kinerja-kinerja dalam menjalankan serta mewujudkan pemerintahan yang baik di Sulawesi Utara. (gn)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara