Berita Utama

Federasi Serikat Pekerja Tuntut Penyelesaian Masalah Tenaga Kerja dan Nasib Imigran di Bitung

Federasi Serikat Pekerja Tuntut Penyelesaian Masalah Tenaga Kerja dan Nasib Imigran di Bitung
Kepala bagian persidangan saat menerima aksi demo.

Manado, BeritaManado.com — Federasi Serikat Pekerja Indonesia menggelar aksi di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Meski tidak diterima oleh anggota DPRD, masa aksi tetap menyampaikan sejumlah poin yang menjadi tuntutan kepada para wakil rakyat.

Dalam aksi tersebut, Armor Hiborang sebagai orator aksi menyuarakan permasalahan tenaga kerja di Sulut sampai dengan nasib imigran di Sulut yang telah berkontribusi bagi daerah.

“Terkait permasalahan tenaga kerja tidak di awasi. Kami berharap salah satu mandat pengawasan DPRD itu dijalankan,” ucap Armor Kamis, (28/8/2025) di depan kantor DPRD Sulut.

Lanjut dia, terdapat 166 warga yang tidak memiliki dokumen di Kota Bitung juga luput dari perhatian DPRD di mana, mereka telah berkeluarga dan bekerja di kapal ikan memberikan kontribusi untuk APBD.

“Imigrasi telah mengeluarkan kartu identitas khusus bagi mereka. Jangan-jangan justru itu dijadikan sarana untuk melakukan pungli,” timpal Armor.

Di samping itu, Kepala bagian persidangan DPRD Sulut Jahja Rondonuwu yang menerima massa aksi demo tersebut menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Pimpinan dan anggota DPRD karena sedang tugas di lapangan baik yang ada di daerah pemilihan maupun melakukan kunjungan kerja.

Jahja pun memastikan bahwa, aspirasi yang disampaikan masa aksi telah diterima dan akan disampaikan kepada Pimpinan dan anggota DPRD.

“Semua masukan dan aspirasi yang disampaikan akan ditampung dan dilaporkan kepada Pimpinan dan anggota DPRD yang kemudian akan dilakukan rapat dengar pendapat,” ujar Jahja.

(Erdysep Dirangga)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara