
Tomohon, BeritaManado.com — Program pelatihan kepada ribuan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) oleh Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) secara serentak dilaksanakan pada 17 Juni 2025 di seluruh tanah air untuk menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pelatihan itu melibatkan 1000 lebih Trainer APJI yang sudah digodok di Universitas Pertahanan (UNHAN) RI Bogor awal tahun 2025 lalu dan akan diterjunkan untuk melakukan pembelajaran atau menjadi dosen bagi SPPI.
Para siswa SPPI dibagi dalam beberapa kelompok pelatihan (Kolat) daerah.
Untuk Kolat Sulawesi Utara yang terletak di Pusat Pendidikan Kejuruan (Dikjur) Rindam XIII/Merdeka Tomohon.
Menurut Ketua APJI Sulut Habelana Lucia Goni SE MM, siswa SPPI-nya sebanyak 334 orang.
Sedangkan Trainer APJI Sulut yang mengajar sebanyak 6 orang, disesuaikan dengan jumlah kelas yang sudah diatur oleh Kolat Makasar Sulut.
Enam orang trainer yaitu Habelana Lucia Goni, Jemmy Senduk, Regina Makiolor, Hartini Mochtar, Adianto Sangki dan Aldrin Christian.
Menjawab pertanyaan, Lucia mengatakan, pelatihan akan berlangsung sampai tanggal 26 Juni 2025. Kemudian akan dilakukan uji kompetensi bersertifikat dari APJI dan BNSP.
Menyangkut materi materi yang akan disampaikan, tambah Lucia yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata (BPPD) Tota Tomohon, semua yang berkaitan dengan keamanan pangan, konstruksi dan lay out dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) serta managerial pemberian dan penyusunan menu menu MBG standar dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Kesehatan.
Lucia menjelaskan, program pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama APJI Pusat dengan Universitas Pertahanan (UNHAN) RI untuk menyukseskan program MBG dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Saat ini APJI Pusat sedang mempersiapkan dokumen untuk kerja sama dengan BGN. Dalam waktu dekat MOU-nya akan ditandatangani, sehingga APJI menjadi salah satu motor penggerak untuk pendirian dapur BGN,” ujar Lucia.
Menyinggung sinergitas APJI Sulut dan Pemda Sulut, Lucia yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua bidang Organisasi KADIN Tomohon menambahkan, saat ini pihaknya sedang menunggu waktu audiensi dengan Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
“Surat permohonan untuk audensi sudah kami sampaikan. Sambil menunggu, kami pengurus APJI Sulut telah melakukan audiensi dengan Kadis Pariwisata Sulut dr Kartika Tanos, MARS,” kata Lucia.
(***/srisurya)
