Lengkong : Silahkan Konfirmasi Dehoop
AMURANG—Enam pejabat eselon II dengan status Pelaksana Tugas (Plt) di lingkungan Pemkab Minsel masih ‘tagantong’ nasibnya. Pasalnya, sejak diterbitkannya nota dinas bupati sekitar Mei lalu hingga kini belum jelas. Padahal, sesuai aturan kurang dari 6 bulan atau 1 tahun. Jabatan Plt harus jelas dan memiliki dasar hukum. Namun demikian, keenam pejabat dengan status Plt tersebut merasa bingung.
Dari pantauan media ini, Senin (24/10), sekitar pukul 09.30 sampai 11.00 Wita, sejumlah pejabat eselon II dengan status Plt masuk keluar di BKDD Minsel. Belum tahu jelas, apa saja pembicaraan dengan Sekretaris BKDD Minsel Drs Wemmy Lengkong, S.Sos, SH M.Si di ruangannya. Ketiga pejabat status Plt, diantaranya Asisten III Drs Jamse Tombokan, Kepala Dinas Kesehatan dr Jeffry Rogi dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Drs Izak Rey.
‘’Oh, bukan. Kami datang di BKDD hanya untuk koordinasi saja. Tak ada hubungan dengan jabatan Pelaksana Tugas (Plt). Namun benar kalau status kami masih ‘tagantong’ di Pemprov Sulut. Tetapi, karena tugas, maka kami juga harus menerima. Ini juga tanggungjawab dan kepercayaan Bupati Christiany Eugenia Paruntu (CEP) kepada kita,’’ ujar salah satu pejabat yang dihubungi namun tak mau namanya ditulis.
Sekretaris BKDD Minsel, Drs Wemmy Lengkong, S.Sos, SH M.Si ditemui beritamanado Senin (24/10) di ruang kerjanya membenarkan ada tiga pejabat status Plt datang lakukan koordinasi dengannya. ‘’Hanya saja, mereka datang koordinasi bukan seputar status Plt yang disandangnya. Mereka juga datang untuk koordinasi sehubungan dengan tugas mereka masing-masing. Jadi, sekali lagi tak ada hubungan dengan jabatan Plt mereka,’’ ungkap Lengkong.
Lengkong juga menyebut, supaya jelas silahkan konfirmasi dengan Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel Drs Jootje Dehoop, M.Si. ‘’Untuk lebih jelas, silahkan konfirmasi ke beliau.Sebab, saya tak pantas untuk menjelaskannya. Saya juga kan punya atasan,’’ tegasnya.
Sayangnya, Kepala BKDD Drs Jootje Dehoop belum berhasil dihubungi. ‘’Bapak lagi tugas luar. Maksudnya, masih dalam perjalanan menujuh kantor bupati,’’ sebut staf yang meminta namanya tak ditulis. (ape)

