Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy Eman SE Ak menyampaikan Keterangan Pertanggung-Jawaban tahun 2013 di depan sidang paripurna DPRD Kota Tomohon Senin (6/5/2014).
Di awal laporan, dirinya memaparkan soal kondisi umum atau gambaran umum Kota Tomohon sampai akhir tahun 2013 dimana untuk kependudukan, berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catata Sipil Kota Tomohon jumlah penduduk Kota Tomohon tahun 2013 mencapai 99.875 jiwa, untuk ketenaga kerjaan tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 63,18 persen lebih didominasi oleh laki-laki sebesar 78,42 persen sedangkan perempuan hanya 48,03 persen. Sedangkan lapangan usaha lebih didominasi usaha perdagangan, transportasi, keuangan dan jasa-jasa.
“Hal yang perlu dicermati pula bahwa persentase penduduk miskin di Kota Tomohon terjadi penurunan, dimana pada tahun 2011 persentase penduduk miskin berada pada angka 6,56 persen dan pada tahun 2012 turun menjadi 5,82 persen. Ini mengindikasikan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk menekan pertambahan penduduk miskin dengan berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang terus dilaksanakan,” jelasnya.
Dari segi pertumbuhan ekonomi Kota Tomohon juga mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2011 sebesar 6,29 persen dan pada tahun 2012 mencapai 6,92 persen. “Walaupun pertumbuhannya tidak signifikan namun capaian tersebut masih lebih baik dari pertumbuhan nasional yang hanya mencapai 5 persen dan sedikit lebih rendah dari Provinsi Sulawesi Utara yang menyentuh angka 7 persen. Ini merupakan indikasi positif bagi perkembangan usaha dan percepatan peningkatan ekonomi secara makro sehingga akan memberikan multiplier efek bagi masyarakat di Kota Tomohon yang kita cintai bersama,” beber Eman.
Pemerintah Kota Tomohon juga mengambil berbagai kebijakan dalam pengelolaan keuangan daerah, melaksanakan urusan wajib dan pilihan serta melaksanakan berbagai urusan pemerintahan umum lainnya. Dengan perincian pengelolaan keuangan daerah, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp 12.700.975.000 dengan realisasi sebesar Rp 13.763.827.094 atau 108,37 persen. Sedangkan dana perimbangan ditergetkan sebesar Rp 446.821.630.002 atau sebesar 100,23 persen. Dengan demikian total target pendapatan sebesar Rp 458.477.532.416 realisasi sebesar Rp 460.585.457.096 atau 100,46 persen. Menyangkut belanja tidak langsung Rp 246.374.648.497 dengan realisasi sebesar Rp 233.169.369.911 atau sebesar 94,64 persen. Sedangka untuk belanja langsung ditargetkan sebesar Rp 240.807.443.292 dengan realisasi sebesar Rp 218.233.368.640 atau 90,63 persen.
Untuk urusan wajib dan pilihan, Pemerintah Kota Tomohon tetap melaksanakan 26 urusan wajib dan 7 urusan pilihan. Berbagai capaian pelaksanaan urusan wajib dan pilihan tersebut secara terperinci telah dijelaskan dalam buku LKPJ. “Ada juga prestasi dan penghargaan dari pemerintah pusat berkaitan dengan kinerja yang dicapai selama tahu n 2013 diantaranya Penghargaan Adipura, Satya lencana Pembangunan Koperasi, Kota Sehat Swasti Saba Padapa, Wahana Tata Nugraha dan Opini WDP dari BPK RI serta Tomohon menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mendapat kehormatan PT Pos Indonesia dengan memasukkan Objek Wisata alam Danau Linow sebagai salah satu seri perangko PT Pos Indonesia,” ungkapnya. (Recky Pelealu)
