Politik dan Pemerintahan

Elektabilitas Anies Baswedan Terendah, Jusuf Kalla Sentil soal Donald Trump, Pengamat: Survei Kerap Meleset

Dengan pemilih 205 juta jiwa, kata dia, jumlah sampel 1.200 itu presisinya rendah.

“Kalau sampelnya tidak representatif dan presisinya rendah, tentu hasil survei itu tidak bisa diberlakukan (generalisasikan) ke populasi (pemilih). Hal ini kiranya salah satu sebab kerapnya hasil survei mengenai elektabilitas capres kerap meleset,” kata Jamiluddin.

Penyebab lainnya, kata Jamiluddin, lembaga survei kerap diduga tak melaporkan hasil sebagaimana adanya.

Adanya sponsor atau pihak yang membiayai survei membuat hasil rilis kerap telah diarahkan.

“Lembaga survei akhirnya memoles hasil survei sesuai kehendak sponsor,” kata Jamiluddin.

Bila hal ini terjadi, kata dia, lembaga survei bukan lagi peneliti, melainkan berubah menjadi tim sukses.

Sebab hasil survei dikemas demi kepentingan sponsor atau calon presiden tertentu.

“Jadi, kekhawatiran JK terhadap hasil survei sangat beralasan. Sebab, hasil survei berpeluang dibelokkan sesuai keinginan sponsor. Hal ini tentunya semakin membuat hasil survei jauh dari akurasi,” tuturnya.

“Kalau survei terus seperti itu, maka kredibilitas lembaga survei akan anjlok. Hal iti tentunya akan membahayakan eksistensi lembaga survei di tanah air,” imbuh Jamiluddin.

(jenlywenur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara