
Manado, BeritaManado.com – Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara (Sulut) terus menunjukkan tren positif di tengah dinamika global maupun nasional.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Joko Supratikto, menyampaikan bahwa kinerja ekonomi Sulut masih terjaga dengan baik dan diperkirakan akan berlanjut hingga akhir tahun.
Menurut Joko, salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Sulut adalah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Kontribusi sektor pertanian, khususnya komoditas ekspor seperti kelapa dan pala, cukup besar dalam menopang kinerja ekonomi Sulut,” jelas Joko saat pelaksanaan BI Basuara x Bacirita APBN di Four Points by Sheraton Manado, Kamis (25/9/2025).
Selain itu, sektor pariwisata dan perdagangan juga terus memberikan dorongan positif. Meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara, terutama dari Tiongkok, ikut menggerakkan sektor jasa, transportasi, hingga akomodasi.
Joko menambahkan, pertumbuhan ekonomi Sulut juga ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.
Hal ini sejalan dengan terjaganya daya beli masyarakat di tengah upaya pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
“Secara keseluruhan, perekonomian Sulut masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah yang semakin baik,” kata Joko.
Ke depan, BI Sulut menekankan pentingnya menjaga sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha untuk memperkuat sektor produktif.
Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi Sulut bisa lebih merata dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.
(srisurya)
