
Manado, BeritaManado.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dari Basarnas, Dit Polairud Polda Sulut dan TNI AL, terhadap korban hilang dalam insiden kecelakaan laut (Laka Laut) jatuhnya pengendara jet ski di perairan Pantai Megamas, Teluk Manado telah resmi dihentikan setelah semua korban berhasil ditemukan.
Korban terakhir yang hilang, bernama Wandi (24 tahun), berhasil dievakuasi pada hari Selasa, 4 November 2025, dalam kondisi meninggal dunia.
?Berdasarkan laporan yang diterima oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara (Sulut) dari Kepala Satuan Patroli (Kasatrol), Tim Penyelam Ditpolairud Polda Sulut menemukan korban terakhir bernama Wandi pada pukul 11.41 WITA di kedalaman sekitar 20 meter.
Jenazah korban saat ini telah diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri Polda Sulut untuk proses lebih lanjut di RS Bhayangkara.
?Total terdapat tiga korban dalam insiden ini:
?Ridwan Tola (25 tahun), ditemukan dalam keadaan Meninggal Dunia.
?Wandi (24 tahun), ditemukan dalam keadaan Meninggal Dunia.
?Jonatan Rantelengan (23 tahun), ditemukan dalam keadaan selamat.
Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Sulut, AKBP Alfianto Djojohikrat mengatakan, dengan ditemukannya Wandi, semua korban dari kejadian laka laut jatuhnya pengendara jet ski tersebut kini telah teridentifikasi.
“Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan saat melakukan aktivitas di perairan, terutama dengan menggunakan alat seperti jet ski”, tandasnya.
Deidy
