
Tompasobaru – Tingkat criminal di Kecamatan Tompasobaru, Minahasa Selatan mendapatkan perhatian Kapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Wilmar Marpaung, SH, sehingga melakukan silahturami atau tatap muka dengan masyarakata Tompasobaru.
Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, SE yang langsung mendampingi silahutrami Kapolda Sulut bersama jajaran Polda Sulut dan Kapolres Minsel AKBP Benny Bawensel, SH, SIK serta Jajaran Pemkab Minsel.
Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung, SH dalam sambutanya terkait Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Tompasobaru agar tetap terjaga. Karena setiap pelanggaran hukum yang terjadi, siapapun dia diproses sesuai hukum.
“Saya harap kejadian ini kiranya tak terulang kembali, untuk itu saya sudah menginstruksikan siapapun dia pelanggaran hukum diproses sesuai hukum yang berlaku,” tukas Kapolda Sulut.
Lanjut dia menyampaikan atas kasus criminal yang terjadi ini, belum lama ini Bapak Kapolri menginstruksikan kepada saya selaku Kapolda dan Kapolres Minsel untuk menyelesaikan setiap permasalahan keamaan dan ketertiban yang menggangu masyarakat itu sendiri.
“Mari kita hilangkan cara-cara yang tidak bena dihadapan hukum, karena menggunakan kekerasan, saling tusuk menusuk, tarkam dan panah wayer ini semua menciptakan Konflik berkepanjangan, karena ini membua masyrakat resah dan tidak nyaman,” imbuh Kapolda Wilmar Marpaung.
Pada kesempatan silahturami, Kamis (7/5/2015) di Tompasobaru Kapolda Sulut juga mendengarkan langsung keluhan yan disampaikan masyarakat serta berdialog langsung dengan masyarakat setempat, peruntusan pemuda dan remaja, tokoh agama, tokoh masyarakat memberikan masukan kepada Kapolda untuk ditindaklanjuti.
Kesempatan yang sama, Bupati Minsel yang familiar disapa Tetty Paruntu ini mengajak kepada segenap masyarakat untuk hidup dalam damai, menjaga stabilitas kemanan bersama sama. Kepada unsure perangkat desa tak terkecuali camat diharapkan mampu menyikapi persoalan yang memicu terciptany konflik.
“Peran camat dan perangkat desa bersama tokoh masayarakat dan tokoh agama mencegah terciptanyai konflik sangat diharapkan. Karena mereka adalah ujung tombak pemerintah daerah maupun pihak kepolisian di tingkat bawah,” ujar Tetty Paruntu.
Tetty juga menyatakan agar masayrakat menghindari minuman keras saling mengormati satu dengan lainya dan marilah kita bersama-sama mendukung program Kapolda “Brenti Jo bagate” dan menolak Radikalisme ISIS. Akan hal ini diyakini mampu menciptakan kemanan dan ketertiban di masyarakat.
“Hidup dalam Kasih dan Perdamaian menopang pembangunan Minsel Berdikari Cepat menuju Minsel terdepan.untuk itulah saya mengharapkan persatuan dan kesatuan serta persaudaraan yang rukun berdampingan mengandalkan TUHAN dalam segala hal, serta bersama-sama
masyarakat untuk saling memberikan motivasi begitu juga kepada Generasi Muda untuk menjahui Narkoba dan minuman keras yang merusak tatanan moral serta merusak masa depan,” ajak TBupati Minsel, sembari menambahkan, pemuda, mari saling memaafkan dan rendah hati serta menyikapi dengan kepala dingin dan bijaksana setiap persoalan. (sanlylendongan)
