
Konten Kreator Lokal Kota Bitung, Meske dan Mince, Melaporkan Oknum Karyawan Adira finance Bitung.
Penulis: Syarif Umar l Bitung
Kasus dugaan penggelapan kendaraan di Kantor Adira Finance Kota Bitung kini menjadi sorotan publik. Dua konten kreator lokal, Meske dan Mince, melaporkan bahwa mobil milik mereka diduga dibawa lari tanpa izin oleh seorang oknum berinisial A yang disebut merupakan karyawan di kantor tersebut.
Peristiwa ini memicu perhatian luas, terutama di kalangan masyarakat dan warganet, mengingat korban merupakan figur publik lokal yang cukup dikenal. Menurut keterangan korban, kendaraan tersebut sebelumnya berada dalam penguasaan mereka saat berada di lingkungan kantor Adira Finance, namun kemudian hilang secara misterius.
Kejadian ini sontak memicu kekhawatiran, terutama terkait keamanan kendaraan milik konsumen yang berada di lingkungan perusahaan pembiayaan. Meske dan Mince mengaku sangat terkejut atas peristiwa tersebut, mengingat mobil mereka diparkir di area kantor resmi saat keduanya sedang mengurus keperluan administrasi.
Kejadian itu berlangsung pada Jumat, 24 April 2026, sekitar pukul 17.30 WITA, di Kantor Adira yang berlokasi di Kecamatan Girian, Kota Bitung. Saat itu, pelapor sedang berada di dalam kantor, sementara kendaraannya diparkir di area sekitar lokasi.
Namun, pelapor terkejut saat mengetahui mobil miliknya sudah tidak berada di tempat semula. Setelah melakukan konfirmasi kepada pihak kantor, pelapor memperoleh informasi bahwa terduga pelaku merupakan salah satu karyawan di Kantor Adira tersebut.
Adapun kendaraan yang dilaporkan hilang adalah satu unit mobil dengan nomor polisi DB 1821 VC, merek Honda Brio RS, berwarna Putih Diamond.
Atas kejadian ini, Novimbra Sisilia Tandaju menyatakan keberatan dan berharap agar pihak berwenang segera mengambil langkah hukum tegas terhadap terlapor. Ia juga meminta agar kasus ini diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, guna memberikan keadilan serta kepastian hukum.
Kasus ini kini diharapkan mendapat perhatian aparat penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk klarifikasi dari pihak perusahaan terkait, guna mengungkap secara jelas kronologi dan tanggung jawab dalam peristiwa tersebut.
Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan bahwa laporan tersebut telah resmi diterima oleh pihak kepolisian.
“Laporan sudah diterima, bang, dan akan ditindaklanjuti,” ujarnya singkat.
