Kota Bitung

Dari Sampah Jadi Peluang, Ellen Honandar Sondakh Kini Sebar Bibit Tomat dan Sayuran untuk Perkuat Ekonomi Keluarga

Tanpa Jeda Usai dari Makassar, Ellen Honandar Sondakh Langsung Turun ke Warga; Pimpin Perang Melawan Sampah, Buka Jalan Ekonomi Keluarga dari Rumah Tangga.

Peliput: Syarif Umar l Bitung

Tak ada jeda setelah kembali dari Kota Makassar menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, S.E., langsung mengalihkan fokusnya ke tengah masyarakat. Senin (13/7/2026), ia memimpin sosialisasi pembuatan kompos, edukasi pengelolaan sampah, sekaligus menyerahkan bibit tanaman kepada warga di lima kelurahan se-Kecamatan Madidir.

Langkah cepat tersebut menjadi sinyal kuat bahwa persoalan sampah di Kota Bitung kini menjadi perhatian serius. Bagi Ellen, penyelesaiannya tidak cukup mengandalkan pemerintah semata, tetapi harus dimulai dari gerakan bersama yang tumbuh di setiap rumah tangga.

Di hadapan kader PKK, para lurah, dan masyarakat, Ellen mengingatkan bahwa kapasitas tempat pembuangan sampah di Kota Bitung semakin terbatas. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, menurutnya, perubahan perilaku masyarakat merupakan solusi paling efektif untuk mengurangi timbunan sampah sekaligus menciptakan manfaat ekonomi.

“Kalau sampah organik diolah menjadi kompos, volumenya berkurang, lingkungan menjadi bersih, dan hasilnya bahkan bisa dijual. Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga soal menambah penghasilan keluarga,” tegas Ellen.

Menurutnya, sampah organik yang selama ini dipandang sebagai limbah justru memiliki potensi menjadi produk bernilai ekonomi apabila dikelola dengan benar. Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan pengolahan sampah sebagai budaya baru yang dimulai dari lingkungan keluarga.

Komitmen tersebut tidak berhenti pada penyampaian materi. Ellen turun langsung mempraktikkan cara membuat kompos bersama para ibu rumah tangga. Kehadirannya di tengah peserta menjadi bukti bahwa perubahan harus dimulai dengan keteladanan dan aksi nyata.

Aksi itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak peserta mengapresiasi pendekatan yang dilakukan Ketua TP PKK Kota Bitung karena tidak sekadar memberikan arahan, tetapi ikut bekerja bersama warga membangun kesadaran menjaga lingkungan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Madidir Heymans B. Kansil, S.H., Ketua TP PKK Kecamatan Madidir Ny. Selfy Merlyn Kansil Amana, Ketua Pokja III TP PKK Kota Bitung Ny. Tenti Suak Sakul, Anggota Pokja III Ny. Rine Wongkar Sigarlaki, Staf Ahli TP PKK Kota Bitung Ny. Telly Maringka Lengkong, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Merianty Dumbela, serta Kabid PSLB3 Liberty Rimbing.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Merianty Dumbela memberikan pelatihan teknis mengenai pemilahan sampah, pengelolaan bank sampah, hingga teknik menghasilkan kompos berkualitas yang memiliki nilai jual.

Sebagai tindak lanjut gerakan tersebut, TP PKK Kota Bitung membagikan bibit tomat, bayam, dan terong kepada masyarakat di lima kelurahan se-Kecamatan Madidir. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong pemanfaatan pekarangan rumah menjadi sumber pangan dan tambahan pendapatan.

Gerakan yang dipimpin Ellen Honandar Sondakh menjadi pesan bahwa perang melawan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Ketika sampah organik diolah menjadi kompos, lingkungan menjadi lebih bersih, beban tempat pembuangan akhir berkurang, dan terbuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dari dapur rumah tangga lahir kompos, dari kompos tumbuh penghasilan, dan dari langkah sederhana itu lahir harapan besar menuju Bitung yang lebih bersih, mandiri, dan berkelanjutan.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara