Tradisi Bercocok Tanam Harus Terus Dilestarikan
Tondano – Sejak zaman dahulu kala, nenek moyang orang Minahasa adalah petani. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Minahasa terus berupaya mendorong masyarakat petani untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang ada, baik itu sawah maupun ladang dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow kepada BeritaManado.com, Kamis (13/11/2014) mengatakan bahwa selain upaya menggandeng Pemprov Sulut dan Pemerintah Pusat, Pemkab Minahasa juga memberi ruang dan kesempatan kepada pihak swasta untuk berkontribusi terhadap peningkatan sektor pertanian daerah.
Hal itu menurutnya adalah bagian dari upaya untuk mengangkat kembali jiwa dan semangat nenek moyang orang Minahasa yang sudah lebih dahulu menekuni dunia pertanian. Meski orang Minasa saat ini bertahan hidup dengan berbagai latar belakang profesi, namun jangan sampai melupakan tradisi leluhur yaitu bertani.
“Keberadaan pihak swasta untuk memajukan pertanian di Minahasa memang sangat diharapkan, karena itu juga bisa meringankan beban pemerintah. Sejauh ini dampak dari keberadaan pihak swasta di Minahasa sangat membantu para petani khususnya untuk komoditi padi dan cabe,” ungkapnya. (frangkiwullur)
