Manado – Bertubi-tubi persoalan yang mendera Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kota Manado yang dinahkodai Dante Tombeg. Pelak saja, orang nomor satu diinstansi pendidikan ini merasa gerah dan angkat bicara.
“Saya menduga ada pihak lain yang sengaja memperkeruh persoalan di dunia pendidikan Kota Manado. Karena selama ini tidak ada keluhan dari para guru dan anehnya beberapa pekan belakangan malah muncul,” paparnya ketika membawa sambutan pada acara Halal bi Halal Dinas Diknas Kota Manado, Kamis 12 September, kemarin.
Menurutnya, dalam rapat-rapat bersama kepala sekolah se-Kota Manado, berkali-kali baik Walikota dan Dinas Diknas menanyakan apakah ada persoalan dalam proses pendidikan di sekolah masing-masing? Semua menjawab tidak ada.
“Nah, sekarang muncul berbagai persoalan termasuk dana sertifikasi. Kenapa tidak disampaikan waktu lalu, ada apa sebenarnya? Jangan-jangan sengaja mencari masalah oleh segelintir orang,” sergah Dante.
Dia menambahkan apa yang dikeluhkan para guru semuanya sudah clear atau selesai. “Jadi tidak ada masalah lagi,” pungkasnya. (agust hari)

Trimakasih atas masukkan dari kawan kawan yg peduli dengan pendidikan diMdo. Saya akan bentuk tim utk PANTAU penyaluran HAK HAK PARA GURU agar kedepan pengalaman buruk yg terjadi ini tdk akan terulang lagi. . SAYA MOHON MASUKKAN DARI MASYARAKATKU MANADO YG SUKA KUALITAS PENDIDIKAN DIMDO MAKIN MENINGKAT.Tks
Saya sbg simpatisan guru, menanggapi :
1. Sebagian guru (termasuk yg bersertifikasi), tdk maksimal dlm malaksanakan tupoksi sbg guru di kelas, namun hanya maksimal dlm menuntut hak.
Salut kpd para guru yg tetap aktif bertugas sekalipun tunjangan sertifikasi dll sering terlambat. mrk tetap aktif dan tdk menuntut sekalipun terlambat tunjangannya, krn mereka tetap menerima gaji bulanan termasuk tunjangan fungsional guru.
2. Pak KADIS jgn hanya mendengar info dr kepsek2 wkt rapat, mereka takut menyampaikan yg sebenarnya ttg keluhan guru2 di bawah, krn para kepsek takut di rolling.
Pak KADIS sebaiknya aktif blusukan (gaya Jokowi-Ahok) mencari info lgs kpd guru2 ke sekolah2 atau pun info dari media massa, shg cepat dicarikan solusi.
3. Pak KADIS spy menginstruksikan kpd para staf yg bertugas mengurus tunjangan2 guru2 spy proaktif, kl perlu diganti dgn staf yg lbh proaktif. spy tunjangan (sertif-nonsertif) guru2 rutin dibayarkan baik sec triwulanan atau kwartalan.
Jk dilakukan maka SIMPATI guru2 kpd Pak KADIS dan Pak WALI-WAWALI makin meningkat.
4. Terima kasih.
KADIS DIKNAS MUSTI CEK DISEKOLAH YANG ADA GURU MENGELUHKAN TTG POTONGAN DANA TSB SUPAYA JELAS DAN JANGAN FUMA DENGAR PA KEPSEK. . KONG ITU GURU LE YANG MERASA FIRUGIKAN MUSTI BERANI KASETAU KE KADIS . . JANGAN CUMA BERANI KE MEDIA. . JANGAN JANGAN INI GURU LE MALAS MENGAJAR KONG CUMA SUKA MENUNTUT HAK PADAHAL KEWAJIBAN DIKELAS PE MALAS ATO SUKA JA PULANG CAPAT DARI SEKOLAH. .
pak KADIS, memang di rapat semua bilang tidak ada masalah. karena semua tahu depe resiko. mar di belakang dorang da momake ancor pa ngoni! aturan darimana dana sertifikasi non pns musti DIKNAS yg salurkan secara manual? terus dana sertifikasi guru pns kiapa baru triwulan 1 yg di bayar? selama ini para guru cuma bisa mengurut dada. semoga pemimpin di manado tidak seperti pemimpin di SUM-UT yg di tahan KPK karena menyunat hak para guru….