Gaya William yang nyentrik dan suaranya yang menggelegar adalah ciri khas yang membuatnya disegani.
William memilih untuk bersikap blak-blakan, menolak berkompromi, dan tak sudi menjaga kenyamanan para penguasa.
“Kalau semua diam, siapa lagi yang mau bersuara,” tegas William usai aksi, menegaskan prinsip hidupnya yang vokal.
Bagi William, aksi di hari itu lebih dari sekadar demonstrasi.
Ia menyebutnya sebagai perlawanan moral terhadap mafia solar yang merugikan banyak sektor, mulai dari angkutan material, nelayan, hingga pelaku usaha kecil.
Tuntutan William Cs ini sudah diatensi Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Di hari yang sama, perwakilan aliansi bertemu langsung Gubernur Yulius.
Gubenur Yulius berjanji akan mengambil tindakan tegas.
(Alfrits Semen)
