Bisnis dan Ekonomi

Catatan Pinggir Harto Kahiking Nahkodai Perumda Pasar Bitung

Catatan Pinggir Harto Kahiking Nahkodai Perumda Pasar Bitung
Harto saat menerima SK dari Wali Kota Bitung sebagai Direktur Utama Perumda Pasar

Kepercayaan artinya mengakui akan kejujuran dan kemampuan seseorang benar-benar dapat memenuhi harapan. Dengan demikian, kepercayaan sebenarnya keyakinan pada seseorang untuk menduduki jabatan tertentu. Kepercayaan disematkan karena seseorang memiliki kemampuan dan kejujuran memikul jabatan tersebut sehingga benar-benar dapat memenuhi harapan.

Oleh karena itu, arti kepercayaan sangat sentral dalam kehidupan, dia menjadi alat ukur dan urat nadi kehidupan. Kalau orang percaya atas kemampuan dan kejujuran, barulah orang mau mempercayakan jabatan tertentu kepada kita. Maka modal kepercayaan akan lebih tinggi dibanding yang lainnya. Karena pentingnya modal kepercayaan ini dalam meniti karir mencari sukses dan kecemerlangan hidup, maka terjadilah pencitraan-pencitraan di mana-mana.

Tetapi sejatinya, pencitraan yang sebenarnya bukan padaa level promosi semata. Tetapi devinisi pencitraan pada konteks kepercayaan lebih pada pembuktian. Artinya terbukti bahwa pada diri orang memiliki kemampuan dan kejujuran sehingga dapat dipercaya menduduki jabatan.

Pandangan umum diatas sebenarnya adalah sekelumit pergumulan bathin pribadi ketika menerima tampuk pimpinan Perusahaan Umum Daerah – Perumda Pasar Bitung.

Bagi saya, Jabatan direktur Utama dalam perusahaan daerah untuk mengelola pasar, adalah kepercayaan untuk pembuktian sekaligus sebuah keniscayaan dalam tantangan.

Catatan Pinggir Harto Kahiking Nahkodai Perumda Pasar Bitung

Saya ingin merangkum sedikit keniscayaan itu, dalam bentuk tulisan testimoni pribadi memperingati 1 satu Tahun Kepercayaan Walikota Maurits Mantiri, menyerahkan SK pengangkatan Direksi Perumda Pasar Mei 31 2021, yang bertepatan dengan momentum Hari Lahir Pancasila hari ini, 1 Juni 2022.

Bagi sebagian politisi apalagi tim pemenangan, mendapatkan jabatan setelah berjuang adalah tujuan. Namun bagi saya, jabatan yg diemban justru memberikan beban besar dibalik kisah perjuangan.

Ikut terlibat dalam tim pemenangan, dan melihat pasangan Maurits – Hengky naik ke singgasana kekuasaan adalah kebanggaan tersendiri. Namun kebanggaan terbesar dalam perjuangan, adalah pembuktian akan janji2 perubahan selama berkampanye.

Menjadi direktur Utama Perumda Pasar, adalah beban dan tantangan untuk membuktikan janji2 perubahan tersebut.

Sebagai seorang kristiani, pribadi saya tergerak untuk mendatangkan perubahaan mendasar diwilayah pasar, agar menjadi berkat bagi sesama. Pengalaman selama 10 tahun menjadi politisi dan berkecimpung didunia Legislatif, membuat pemahaman dan pandangan perubahan pasar dimata saya adalah sebuah tantangan khusus.

Mengapa menjadi tantangan tersendiri karena pasar yang nota bene kekuatan ekonomi kerakyatan di kota Bitung, menyimpan segudang persoalan mendasar yang belum terselesaikan selama bertahun–tahun.

Dampak terburuknya adalah persoalan kemerdekaan ekonomi yang tersandera diwilayah pasar, karena persoalan birokrasi, tehknis pengelolaan dan status lahan, yang tidak kunjung usai.

Langkah kepemimpinan Maurits–Hengky membentuk Perumda Pasar adalah tindakan terobosan psikologi luar biasa, dalam mewujudkan cita-cita ekonomi kerakyatan yang merdeka dan berdaulat ditangan rakyat.

Awalnya pesimisme merebak diberbagai kalangan. Tidak hanya birokrat, namun kalangan politisi juga mengungkapkan kekhawatiran yang sama. Bahkan Regulasi Pembentukan Perumda ditahun 2018, ragu diterapkan kepemimpinan lama.

Mungkin persoalan dan kondisi pasar yg jadi pertimbangan kala itu. Hingga datanglah keberanian kepemimpinan Bitung Hebat, mampu mendorong realisasi pembentukan BUMD tersebut, dengan penyesuaian regulasi baru ditahun 2021.

SK sudah ditangan, namun masuk pasar tidak mudah. Bahkan ketika BAST (berita acara serah terima) aset dilakukan Disperindag kepada Perumda Pasar, kekhawatiran masih bergelanyut dibenak.

Tentu kekhawatiran yang sama juga dirasakan Dua Direksi Lainnya. Saudara saya Viktor Turambi dan Tasman Balak. Untunglah kita seiya dan sekata dalam pemahaman perubahan. Maka berbekal tekad Perubahan, masuklah kami melangkah ke dalam kawah “candradhimuka” ekonomi, yang kami sebut “PASAR”.

Agustus 2021, ruangan sekretaris daerah siang itu ricuh dgn penuh interupsi, saat sejumlah perwakilan pedagang lewat APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) Kota Bitung, berdebat dalam kerangka memprotes penguasaan lahan di Pasar Winenet, yang dilakukan sejumlah ahli waris semenjak 2019.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara