
MANADO – Salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat di Sulut, C-More (Community Movement Empowerment and Environment) memprediksikan SVR-MMS akan menjadi jawara dalam perhelatan Pemilukada Sulut.
Survey pra-pemilukada yang dilaksanakan Mei 2010 ini oleh C-More telah diolah dan hasilnya, calon yang disukai adalah:
SVR = 24,6%
RML = 23,2%
E2L = 15,3%
SHS = 13%
Lucky Korah = 5,4%
AG Mogot = 4,9%
VAP dan Olly = 4,5%
sedangkan untuk pasangan yang disukai adalah:
SVR-MMS = 17,8 %
RML-SVR = 13,0 %
SVR-EEL = 11,3 %
SVR-SHS = 11,2 %
SVR-HW = 9,9 %
SHS-MMS = 12,6 %
SHS-RML = 10,9 %
Penentuan calon yang disukai dan pasangan yang disukai tidak ditentukan oleh peneliti akan tetapi berdasarkan munculan nama hasil survey dari responden.
“Jadi jika dilihat data yang ada peluang SVR-MMS sangat besar untuk menjadi gubernur dengan keunggulan perhitungan dikisaran 61,9%. Sedangkan SHS diperkirakan unggul 34,7 % dan RML unggul dikisaran 32,1 %” ujar Boaz Wilar dari C-More.
Wilar juga mengungkapkan bila responden yang digunakan sebanyak 1023 orang dengan cakupan wilayah 12,1 % dari Minahasa Utara, 35,4 % dari Minahasa, 29,9 % dari Tomohon, 22,6 % dari Manado.
“Penelitian ini baru bersifat prediksi dan LSM kami akan mencoba kembali melakukan pengolahan data hasil penelitian kedua pada bulan Juli tentang prediksi gubernur Sulut 2010” tambah Wilar lagi.
Lebih lanjut Wilar mengungkapkan apabila para calon gubernur Sulut dapat bersaing dan berjalan secara fair dan sportif maka SVR diprediksi unggul dibandingkan SHS. Hal ini bukan untuk underestimeted bagi SHS sebagai incumbent. Artinya SHS perlu bekerja keras untuk membangun sistem dan menggerakan Demokrat yang tidak mudah sifatnya.
Diketahui saat ini Stefanus Vreeke Runtu diusung oleh Partai Golkar bersama Marlina Moha Siahaan sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dalam Pemilukada Sulut yang direncanakan akan digelar 3 Agustus 2010.
Adapun Partai Golkar menganut sistem survey untuk menetapkan calon gubernur dan wakil gubernur dengan menggunakan surveyor dari Indobarometer. Hasil survey Indobarometer menempatkan pasangan SVR-MMS memperoleh 47,1%. Hasil selengkapnya:
Indobarometer:
SVR-MMS = 47,1 %
SHS-Domu = 24,9 %
E2L-HW = 11,9 %
RML-Hamdi = 8,3 %
Berita terkait atas analisa pasangan SVR-MMS ini dapat juga dibaca melalui arsip BeritaManado tanggal 20 January 2010, Pasangan SVR-MMS Tak Terbendung: http://beritamanado.com/2010/01/20/pasangan-svr-mms-tak-terbendung/

Semua calon-calon baik semua dan punya keunggulan masing- masing, namun disini permasalahannya dalam survey belum menjadi standar paten, dan menjadi ukuran resmi (Official Measurable). Kalau mau jujur E2L dalam beberapa survey yang diadakan berapa kali unggul manakala disurvey oleh digolkar???. setiap lembaga survey itu kan gak sama kadang berbeda-beda. beberapa waktu lalu saja E2l dengan SVR berapa kali disurvey di golkar E2l selalu unggul atas SVR, sebenarnya kalau golkar mau tetap Konsisten mempertahankan E2L pasti bisa akan menyaingi keperkasaan SHS.menurut analisis saya akan ada “New leader” pemimpin baru di Sulut ” According to me HE Is Dr Elly Lasut, to becomes a north celebes leader”
Maju truus SVR !!
TabraaK Tu Gunung Klabat !!
wkwkwkwk …
Itulah survey bagi yg percaya akan ke valid an hasil survey itulah kenyataannya bahwa SVR-MMS adalah pemenang namun yg kurang yakin mgk perlu melihat realita di lapangan bahwa inilah pasangan yg paripurna persembahan partai Golkar krn mewakili seluruh etnis yg ada di sulut. Gubernur Minahasa, wkl gubernur Bolmong bersatu,ketua DPRD Nusa utara dan di dukung sepenuhnya oleh parlemen di sulut sehingga Visi,SATUKAN VISI RAKYAT MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA akan tercapai apalagi dgn di dukung dari cagub dan cawagub dari agama yg mayoritas maka gesekan2 yg mgk dpt menganggu stabilatas keamanan dapat diminimalisir bahkan mustahil terjadi. Pasangan ini pun sudah membuktikan pernah menjadi bupati 2 periode dan bupati yg di pilih langsung oleh masyarakat sehingga tdk berlebihan dan tanpa mendahului keputusan yg di atas kalu saya berpendapat SVR-MMS yg akan menang pada pemilukada Gubernur kali ini BRAVO SVR-MMS.
Kalau kurang yakin akurasinya hasil survey, coba aja survei sendiri atau paling tidak amatilah keadaan yang ada sekarang ini. Apakah pak Aburizal dengan golkarnya mau membodohi dirinya ?
Beda dengan survey yang diadakan di negeri Paman sam Amerika memang benar-benar valid karena mereka “Direct” langsung jd data2nya yang dikrimkan langsung keluar gak direkayasa. kan kita harusnya memberikan data primer bahkan ojektif. namun pertanyaan apakah survey yang dilakukan melibatkan seluruh daerah disulawesi utara?.kalau hanya di tiga bahkan 4 kabupaten belum menjadi ukuran dalam hal survey seharusnya memakai sistem SMART atau S = Specific, (Spesifik) M= Measurable = (Dapat diukur), A = Achiavable = (Dapat dicapai) R= Real = (Nyata) dan T = Timebound, Timely = (Tepat waktu) kalau metode seperti ini dilakukan pasti bisa.
ya…..hidup SVR
Bg saya belum teralu percaya dengan survey yg telah diadakan..kan sampai sekarang prosentasi surveynya terus gak menentu..kalau mau disurvey yang valid seharusnya setiap daerah di 15 kab/kota diambil sampelnya sebanyak 100 orang saja. kan ini bisa hanya hipotesis…yg pasti semua kandidat memiliki basis masing2 ingat pemilih terbanyak di kota manado, Bitung,Tahuna jd bg siapa yg bisa menguasainya bisa jd pemenang pilkada, segala sesuatu bisa berubah kemarin saja anas urbaningrum yang awalnya diragukan akan menang malah bisa meraup suara yang signifikan..jd hasilnya dilapangan…