
Amurang—Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE kaget mendengar kejadian pasca pengibaran bendera Jumat (17/8) kemarin. Pasalnya, usai menjadi Inspektur Upacara (Irup) HUT Proklamasi RI ke-67 tahun 2012. Terdengar kabar heboh, kalau ada 10 anggota Paskibraka dan satu purna serta satu hamba Tuhan yang dilarikan ke RS Kalooran Amurang.
Kabarnya, ke-10 anggota Paskibraka mengalami keracunan makan roti dalam salah satu kue kemasan dos. Akibatnya, sekitar pukul 16.00 Wita, tujuh anggota langsung dilarikan ke RS Kalooran Amurang. Saat ketujuh anggota dalam perawatan intensif oleh beberapa dokter di RS milik GMIM tersebut. Pada pukul 16.00 Wita, usai penurunan bendera Merah Putih, masuk lagi lima. Tiga diantaranya anggota Paskibraka, satu purna dan satu lagi hamba Tuhan.
‘’Saya minta, kejadian ini harus diusut. Pihak kepolisian harus mengusut semuanya. Siapa tahu, dari kejadian ini ada orang yang ingin menghalangi moment penting yang dilaksanakan tiap tahun. Jadi, polisi harus jeli mengungkap kasus tersebut,’’ kata Bupati Tetty, saat memberi sambutan pada acara Toast Kenegaraan Jumat malam kemarin.
“Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita. Supaya, kita juga lebih berhati-hati supaya tidak tidak terjadi kembali. Sekali lagi, saya tekankan ini pelajaran bagi kita semua,” tambahnya.
‘’Dan penegasan ini, supaya pihak polisi (penyidik Polres Minsel, red) untuk tidak berhenti sampai disini. Itu harus diungkap sampai sedetilnya,’’ cetusnya. (and)
