
BeritaManado.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kembali menegaskan keseriusannya dalam membangun birokrasi modern dan profesional.
Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan Expose Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung dengan lancar di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Jakarta.
Kegiatan strategis ini menjadi panggung penting bagi Pemkab Minahasa Utara untuk menyampaikan kesiapan dan komitmen penuh dalam menerapkan sistem pengelolaan SDM ASN yang berbasis merit, kinerja, dan potensi, sekaligus menegaskan arah reformasi birokrasi yang transparan, objektif, dan berkelanjutan.
Expose Manajemen Talenta tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Utara Joune JE
Ganda, SE, MAP, MM, MSi, bersama jajaran pimpinan BKN RI, di antaranya Wakil Kepala BKN Suharmen, S.Kom., M.Si., para deputi, asesor SDM aparatur, serta jajaran direktur dan tim teknis BKN.
Kehadiran lengkap para pemangku kebijakan ini menandai kuatnya sinergi pusat dan daerah dalam memperkuat tata kelola ASN nasional.
Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda yang didampingi Kepala Kantor Regional XI BKN Manado Dr. Akhmad Syauki, SH, MH serta jajaran BKPSDM Kabupaten Minahasa Utara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BKN RI atas dukungan konsisten dalam mendorong reformasi manajemen ASN.
Menurutnya, penerapan Manajemen Talenta ASN merupakan langkah penting menuju birokrasi yang adaptif dan berdaya saing.
“Expose ini bukan sekadar agenda formal, tetapi pernyataan komitmen kami bahwa Minahasa Utara siap membangun birokrasi modern yang profesional, objektif, dan berorientasi kinerja,” tegas Joune.
Ia menjelaskan, Manajemen Talenta ASN merupakan paradigma baru yang menempatkan kompetensi, kinerja, dan potensi sebagai dasar utama pengembangan karier aparatur.
Dengan sistem ini, penempatan jabatan dan pengembangan SDM tidak lagi berbasis pertimbangan subjektif, melainkan melalui proses terukur yang selaras dengan kebutuhan organisasi serta agenda pembangunan daerah dan nasional.
Wakil Kepala BKN Suharmen menekankan pentingnya keakuratan dan validitas data kepegawaian sebagai fondasi kebijakan manajemen ASN berbasis data dan teknologi.
Ia juga mendorong seluruh ASN untuk aktif melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan.
“Kehadiran langsung Bupati menjadi bukti nyata komitmen pimpinan daerah dalam mengawal transformasi manajemen ASN,” ujar Suharmen.
Dalam kesempatan tersebut, BKN juga menegaskan perlunya sosialisasi Manajemen Talenta secara menyeluruh, seiring perubahan mekanisme pengisian jabatan dari seleksi terbuka dan job fit menuju sistem manajemen talenta terintegrasi.
Transformasi ini diharapkan mampu menjamin transparansi, profesionalisme, dan kesinambungan pengisian jabatan strategis.
Tim penilai BKN memberikan respons positif terhadap progres kesiapan Kabupaten Minahasa Utara.
Mereka menyoroti sejumlah aspek penting, antara lain disiplin pemutakhiran data ASN, konsistensi penerapan merit system, integrasi manajemen talenta dalam siklus manajemen kinerja, pengawasan dan pengendalian implementasi, serta pemanfaatan sistem digital terintegrasi untuk pemetaan dan analitik SDM.
Tak hanya itu, BKN juga menegaskan dukungan penuh melalui pendampingan teknis berkelanjutan, termasuk asesmen kompetensi yang objektif sebagai dasar pemetaan talenta dan perencanaan suksesi jabatan.
Menutup kegiatan, Bupati Joune menegaskan Pemkab Minahasa Utara siap membuka diri terhadap evaluasi dan pendampingan berkelanjutan dari BKN.
Sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah diyakini akan mempercepat terwujudnya ASN unggul, berdaya saing, dan berorientasi pelayanan publik, sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional dan visi pembangunan Kabupaten Minahasa Utara ke depan.
(***/Alfrits Semen)
