Sangihe

Bukide Ideal Pusat Pemerintahan Siau Utara

JUDSON KALIBATO
Judson Kalibato

Siau-Wacana pemekaran Kecamatan Siau Utara rupanya sudah lama bergulir. Namun belum sampai terealisasi, sebab para pemrakarsanya seperti membentur tembok yang dipasangan pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Bahkan menurut Judson Kalibato, anggota DPRD Sitaro dari Siau Utara, sempat dipikirkan ibukota Kecamatan Siau Utara adalah Kampung Bukide.

“Dan ini sudah sempat kami perjuangkan bersama kawan-kawan di legislatif, namun sayangnya masih belum direalisasikan oleh pihak eksekutif Sitaro,” sebut Judson Minggu (28/4) di Kampung Nameng.

Nameng dan Bukide merupakan dua kampung sisi Utara Pulau Siau besar. Bila pemekaran kecamatan terealisasi, maka harus ditambah dengan tiga kampung lain yang berdekatan, yaitu Lia, Lia Satu dan Deahe. Untuk saat ini kelima kampung masuk di dua wilayah, yaitu Kecamatan Siau Timur dan Siau Barat Utara.

Bakal calon bupati Sitaro yang diusung Partai Golkar, Drs Winsulangi Salindeho, juga setuju kalau Bukide jadi ibukota Kecamatan Siau Timur.

“Sebab dari Bukide bisa dengan mudah mengakses Kampung Nameng, kawasan paling ujung Utara Siau, ini yang harus kita pikirkan sebagai alasannya,” sebut Winsulangi, seraya menyebut bila diperkenankan menjadi bupati terpilih dia akan merealisasikan Kecamatan Siau Utara. (alf)

2 tanggapan untuk “Bukide Ideal Pusat Pemerintahan Siau Utara”

  1. di Sangihe…ada satu daerah di ujung selatan pulau Sangihe bernama kampung ‘Bukide’ terletak di wilayah kec. Tabukan Selatan…

    kampung itu merupakan Basis Masa Winsulangi Salindeho selama 2 kali pemilihan dengan capaian hampir 100%…

    Warga di Bukide tak mau memilih calon lain, sekalipun dibayar dengan nilai uang berapapun juga, karena WS yang menjadikan daerah itu ‘go publik’ dari keterpencilan dan keterisolasian…

    barangkali ini sudah menjadi Takdir untuk WS apabila kampung Bukide di Sitaro juga akan memberikan suara 100% untuk SALERA karena WS mempunyai ikatan batin dan kekerabatan yang sangat erat dengan daerah itu…

    yang unik antara 2 kampung ini adalah meskipun terisolasi dari transportasi ternyata kampung 2 kampung Bukide ini telah Maju sejak lama dengan bangunan-bangunan yang permanen – semi permanen…

    bahkan di Sitaro, kampung Bukide sejak tahun 80an telah memiliki jalan kampung beton selebar 3m…dengan bangunan rumah yang rata-rata permanen – semi permanen…disaat itu kampung di sekitarnya…Nameng, Apelawo…Lia..jalanan masih berupa jalan tanah setapak…

    jadi sudah sepantasnya untuk pemekaran Siau Utara diberikan apresiasi kepada Kampung Bukide menjadi ibukotanya…

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara