
Sangihe, BeritaManado.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (SITARO) yang terdampak bencana banjir bandang di Pulau Siau, Senin (5/1/2026) dini hari.
Bencana tersebut terjadi sekitar pukul 02.45 WITA setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Pulau Siau selama kurang lebih lima jam tanpa henti. Curah hujan yang ekstrim menyebabkan banjir bandang menerjang sejumlah pemukiman warga.
Dalam pernyataan resminya, Pemkab Sangihe menyatakan turut prihatin dan berbelasungkawa atas musibah yang menimpa masyarakat di wilayah kepulauan tetangga tersebut. Bencana alam ini dilaporkan mengakibatkan kerugian material serta menelan korban jiwa.

“Kami mendoakan agar seluruh korban yang terdampak senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, serta perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Kiranya proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan masyarakat SITARO dapat bangkit kembali dari musibah ini,” demikian pernyataan Pemkab Sangihe.
Solidaritas yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan antar wilayah kepulauan di Sulawesi Utara, khususnya dalam menghadapi bencana alam.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan evakuasi korban masih terus dilakukan oleh pihak berwenang di lokasi terdampak.
(***/IvAn)
