Menurut Zaky, capaian tersebut menunjukkan kebijakan pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif telah memberikan hasil nyata.
“Di balik setiap angka ekspor terdapat cerita tentang tumbuhnya investasi, bergeraknya mesin-mesin industri, meningkatnya aktivitas logistik, terbukanya lapangan pekerjaan, dan harapan baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Kawasan Indonesia Green Industrial Park (IGIP) dikembangkan di atas lahan sekitar 1.500 hektare dengan proyeksi investasi lebih dari USD10 miliar dan nilai produksi tahunan diperkirakan mencapai USD15 miliar.
Pengembangan kawasan industri hijau tersebut diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 88.000 tenaga kerja, sekaligus memperkuat ekosistem hilirisasi nikel, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempercepat pembangunan industri berkelanjutan di Indonesia. (***)
