Kota Bitung

BJC Juarai Minsel Berdikari Offroad 2011

BITUNG—Kepiawaian offroader asal Kota Bitung kembali membuktikan jika mampu bersaiang dengan offroader yang ada di Bumi Nyiur Melambai. Malah boleh dikatakan, offroader asal kota pelabuhan ini menjadi momok dan dianggap saingan paling berat untuk ditundukkan dalam setiap perlombaan offroader yang diikuti.

Buktinya, dalam perhelatan kejuaraan Minsel berdikari offroad yang digelar dari tanggal  29 Sepeterber hingga 1 Oktber 2011, offroader Kota Bitung yang tergabung dalam Bitung Jeep Club (BJC) keluar sebagai juara pertama kategori tim. Bahkan menurut Kapten Tim BJC, Santy Gerald Luntungan, perlombaan yang digelar di sirkuit Kilo Tiga Amurang Minsel, timnya tampil maksimal dan memberikan hiburan tersendiri bagi warga minsel.

“BJC sendiri menurunkan offroader berpengalaman seperti Romly Tazman Gandaria, Winsy Djoha, Erol Wenas, Hendy Gunawan, Gino Pangau dan Onal Lala. Dan kami berhasil unggul atas tim-tim offroad dari Manado, Tondano, Minsel, Tomohon dan Mitra lewat perjuangan yang berat tim berhasil menjari juara yang pertama,” kata Luntungan, Minggu (2/10).

Menurut Luntungan, bukan hanya di kelas tim, dikelas non winch pembalap Djoha putra tercinta Vony Sigar anggota DPRD Kota Bitung menjadi juara 1 di kelas non winch. Serta Wenas, Gunawan dan Lala di peringkat 5, 6 dan 8 kelas non winch.

“Sementra di kelas extrem winch, Gandaria yang merupakan putra tercinta anggota DPRD Kota Bitung Jhon Gandaria berhasil menjadi juara ke 2 di kelas extrem lewat perjuangan yang sangat berat. Juga dikelas exebisi SODA Pangau menjadi terbaik ke 2,” katanya.

Tak hanya itu, yang mengejutkan lagi, Tim FOX yang tak lain tim offroader yang juga berasal dari Kota Bitung berhasil menjadi juara ke 2 di kelas tim. “Di kota bitung ada 2 tim offroad yaitu BJC yang diasuh oleh Arnold Karamoy dan saya, sedangkan FOX dibina oleh Max Purukan Asisten III Pemkab Minut,” jelas Luntungan yang mengaku sementara mempersiapkan diri menghadapi seri V Kejurnas slalom tes di Purwekerto tanggal 8 Oktober nanti.

Sementara itu, menurut Luntungan hajatan yang berhadiah puluhan juta rupiah dan disponsori langsung oleh Bupati Minsel, Tety Paruntu ini diawali dengan cross country ke desa Pelita yang medannya sangat berat. Bahkan ketika kembali menurutnya, Paruntu naik kendaraan dari Tim BJC.

Dimana kurang lebih 50 pembalap offroad Sulut seperti Rony Eman, Youdy Watung, Irvin Rumayar dan Eta Laluyan serta pembalap lainya ikut serta membuat kejuaraan ini sangat kompetitif. Namun sayang Luntunga yang mengalami trouble mesin di SCS ke 2 harus puas di peringkat 11.(en)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara