
Tomohon – Menyusul terjadinya letusan pada Sabtu (13/9/2014), warga masyarakat di sekitar Gunung Lokon diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaannya sembari menunggu instruksi selanjutnya dari pihak terkait.
Hal tersebut dikemukakan Ferry Roesmawan, petugas Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu, Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Saat ini Gunung Lokon berada dalam tingkat aktivitas Siaga. Sejak 12 September 2014 pukul 13.30 Wita telah terjadi peningkatan aktivitas seismik yang ditandai oleh rentetan gempa vulkanik disertai tremor.
Peningkatan aktivitas ini dapat berkaitan dengan terjadinya gempa tektonik di tenggara Manado (berasosiasi dengan zona subduksi ganda lempeng laut Maluku ke arah barat) dengan magnitude 6,5 SR diikuti oleh setidaknya tujuh kali gempa susulan 10 September 2014.
“Walaupun tidak dapat dipastikan, dalam kondisi ini Gunung Lokon memiliki kemungkinan untuk terjadi letusan. Oleh karena itu masyarakat di sekitar gunung diimbau untuk tetap mengikuti rekomendasi PVMBG yaitu menjaga kewaspadaan dan tidak beraktivitas di dalam radius 2,5 kilometer dari kawah Tompaluan,” ungkap Ferry sembari menambahkan sejumlah pihak telah diberitahukan termasuk pihak Bandara Sam Ratulangi Manado. (ray)
