
Manado, BeritaManado.com – Menanggapi kejadian viral di media sosial terkait tentang adanya tindakan tegas terhadap ABK oleh oknum POMAL di Pelabuhan Manado pada, Rabu (4/10/2023) kemarin.
Danlantamal VIII Manado mengeluarkan rilis kronologi kejadian dan disampaikan didepan sejumlah awak media dalam jumpa pers di Mako POMAL, Kelurahan Bumi Beringin Manado pada Jumat (6/10/2023) pagi.
Dalam rilis resmi tersebut disebutkan. Satgas Gakkumla Lantamal VIII sudah berjalan kurang lebih berlangsung
85 hari berdasarkan Surat Perintah Danlantamal VIII No Sprin/708/VII/2023
tentang Satuan Tugas Penegakan Hukum di laut.
Tujuan dari Satgas Gakkumla adalah setidaknya mengurangi barang-barang ilegal yang keluar masuk melalui media laut yang berada di Sulawesi Utara.
Pencapaian dari Satgas Gakkumla antara lain penggagalan dalam penyelundupan kosmetik jenis Brilliant, Burung Luring Talaud, Cap tikus, Obat Ayam dan Vitamin Ayam.

Menyangkut tentang kejadian yang sedang Viral pada hari Rabu tanggal 04 Oktober 2023 dijelaskan Tim Satgas Gakkumla bertugas seperti biasa tiba di Pelabuhan Manado pukul 03.30 Wita.
Tim Satgas Gakkumla yang dibagi menjadi dua regu. Regu pertama menuju dermaga Baru dan regu kedua menuju dermaga lama, setelah pembagian regu, masing-masing regu melaksanakan tugas pemeriksaan kapal yang akan sandar.
Regu satu memeriksa kapal KM Barcelona IIIA dan regu dua memeriksa Kapal KM Merit Teratai.
Pada saat regu satu akan melaksanakan Tugas memeriksa Kapal KM Barcelona IIA, regu satu Satgas Gakkumla melintas di Kapal KM Barcelona IIA dan disitu ada nahkoda KM Gregorius, Mualim satu KM Saint Mery, Koki KM Barcelona IIA dan ABK KM Barcelona IIA yang sedang berpesta minum-minuman keras di anjungan Kapal KM Barcelona IIA.
Pada saat Tim Satgas Gakkumla melintas di Kapal KM Barcelona IIA Nahkoda KM Gregorius berteriak dan membicarakan mengenai Satgas Gakkumla yang membawa senjata laras panjang dan tidak suka dengan kedatangan Satgas Gakkumla, akan tetapi didiamkan oleh Tim Satgas Gakkumla, kemudian tidak berselang lama Mualim satu KM Saint Mery berteriak. “Saya tidak takut kalian membawa senjata”.
Mendengar teriakan tersebut Anggota Tim Satgas Gakkumla langsung naik ke anjungan Kapal KM Barcelona IIA dan menanyakan siapa yang berteriak tadi, akan tetapi tidak ada yang mengaku dan terjadilah adu mulut antara Anggota Tim Satgas Gakkumla dengan Nahkoda KM Gregorius.
Mualim satu KM Saint Mery, Koki KM. Barcelona IIA dan ABK KM Barcelona IIA, setelah beradu argumen Tim Satgas Gakkumla meninggalkan Kapal KM Barcelona IIA untuk menuju Kapal KM Barcelona IIIA yang akan sandar di dermaga 8, pada saat Tim Satgas Gakkumla berjalan menuju arah Kapal KM Barcelona IIIA tepatnya di depan Kantor KSOP Manado.
Tiba-tiba dari arah belakang ada yang berteriak, “kenapa lari komandan, sini komandan,” sambil berlari sempoyongan dan menggenggam barang yang diduga senjata tajam, yang ternyata adalah juru masak KM Barcelona IIA dan ABK KM Barcelona IIA.
Mendengar teriakan tersebut Tim Satgas Gakkumla langsung mengamankan kedua orang tersebut dan dimasukan ke mobil Tim Satgas Gakkumla.
Sekitar pukul 06.45 WITA pemeriksaan Kapal KM Barcelona IIIA selesai dan
menemukan tiga koper kosmetik ilegal merek Brilliant yang diturunkan dari KM Barcelona IIIA.
Tidak berselang lama Nahkoda KM Gregorius dan Mualim satu KM Saint Mery naik ke KM Barcelona IIIA kembali berteriak di atas Kapal KM Barcelona IIIA
Tim Satgas Gakkumla kemudian menjemput Nahkoda KM Gregorius dan Mualim satu KM Saint Mery untuk di bawa ke Mobil Tim Satgas Gakkumla dikarenakan memprovokasi kepada masyarakat untuk memusuhi Satgas Gakkumla.
Setelah tiba dikantor POMAL dengan maksud Satgas Gakkumla akan memintai
keterangan kepada keempat orang tersebut karena menghalang-halangi Satgas Gakkumla dalam menjalankan tugas pemeriksaan dikapal, namun keempat orang tersebut masih dalam pengaruh minuman keras dan menjawab berbelit-belit seolah menantang dengan perkataan “saya tidak takut dengan Angkatan Laut pak”.
