Manado – Bandara Sam Ratulangi yang diklaim sebagai salah satu Bandara Internasional di Indonesia, ternyata tak seperti namanya. Hal ini terlihat masih minimnya fasilitas bandara kebanggaan warga Kawanua ini.
Salah satu contohnya PT. Angkasa Pura II Bandara Sam Ratulangi tidak memberikan fasilitas tempat duduk yg cukup untuk penjemput.
Sebagaimana informasi yang diperoleh dari Pengurus DPP KNPI, Vari Suak diketahui, siang tadi ratusan orang yang akan menjemput para keluarganya di bandara, harus rela duduk di lantai dan di tangga-tangga.
“Saya melihat, banyak sekali warga terpaksa duduk dilantai karena fasilitas kursi di bandara minim sekali. Sampai ditangga food court lantai 2 bandara dipenuhi warga,” ujar Suak.
Dirinya juga meminta ke pihak otoritas bandara untuk memperbaiki kondisi tersebut. Karena bilamana hal ini terus dibiarkan, maka Sulut sendiri yang akan malu. (Oke)

Pemandangan yang sama di hampir semua bandara ttg masalah tempat duduk.
Tapi harusnya yang aneh adalah, ketika dulu di SULUT diselenggarakan Sail Bunaken dan Even Internasional lainnya, Malah Bandara Hasanudin yang di perbesar dan di modernisasi sehingga banyak pesawat yg membawa duta/kontingen negara2 sahabat yang tidak bisa mendarat di Sam Ratulangi airport.
Inilah Indonesia, Dan Semoga SULUT menjadi Maju dan MANDIRI.
Salam,
Sam
kantanya Bandara internasional.. kok kondisinya kayak bandara kampungan.. wkkwkwkkk
Dimana2 di dunia ndak ada bandara yang sadia akang tempat duduk banyak for penjemput. Karena mmg bandara dikhususkan untuk traveller, bukan penjemput…… hehehehehhehe……