KABAG PEMBANGUNAN MENYAMPAIKAN HASIL EPPA TRIWULAN II PEMKAB MINUT.
Airmadidi-Pemkab Minut melalui Bagian Pembangunan, mengumumkan capaian target triwulan kedua tahun anggaran 2015, dalam rapat Evaluasi Pengawasan dan Penyerapan Anggaran (EPPA), di atrium Pemkab Minut, Senin (13/7/2015).
“Target nasional 26 persen, namun untuk SKPD diberikan target 31 persen. Dan sekarang sesuai data dari Pembangunan, ada 6 yang belum sama sekali,” tutur Asisten III Dra Wilhemina Dimpudus.
Dari data Bagian Pembangunan, SKPD yang tidak juga capai target yaitu Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Dispertanakbun).
Ketika dimintai penjelasan terkait hasil capaian tersebut, Kadistamben Allan Mingkid mengaku mengalami kendala dengan kontrak yang baru selesai tahun lalu. “Kita sekarang ada diposisi 24 persen. Kita juga terkendala dengan pengadaan Kendaraan Dinas (Kendis),” ungkapnya.
Berbeda dengan Diatamben, BKDD justru setiap triwulan mendapat raport merah dikarenakan pembayaran gaji CPNS dan Rapel. “Rapel itu masih sementara berproses,” jelas Sekertaris BKDD Tommy Dolongseda.
Untuk Dishub, realisasi target baru mencapai 27 persen, sedangkan Dinkes Minut hampir semua Puskesmas belum capai target sama sekali. “Untuk Puskesmas sekarang masih berproses di keuangan. Itu yang menjadi kendala,” ucap Kepala Dinkes dr Sandra Rotty.
Olehnya, Dimpudus berharap SKPD yang masih dibawah target harus secepatnya mengejar. Hal itu juga diharapkan Kepala Bagian Pembangunan Hilda Pontonuwu, karena batas pengimputan provinsi sudah tidak lama lagi. “Jika kita terlambat, maka itu sangat merugikan kita semua,” tutup Pontonuwu.
Hadir dalam rapat tersebut Asisten III Dra Wilhelmina Dimpudus, Kepala Inspektorat Minut Robby Parengkuan, Kaban BPKBMD Drs Max Silinaung MSi, Kabag Pembangunan Hilda Pontonuwu, sejumlah pimpinan SKPD dan beberapa perwakilan SKPD.(Finda Muhtar)

