
Manado – Misi meraih angka penuh dalam ajang Liga 2 2019 wilayah timur, tim Bogor FC Sulut United, Rabu (28/08/2019) sore ini menjamu Persatu Tuban di Stadion Klabat Manado.
Kepercayaan diri penuh menghinggapi tim berjuluk Gorangi Utara ini berkat suntikan 7 pemain baru.
Jalannya babak pertama
Bertindak sebagai tuan rumah membawa semangt lebih bagi Eksel Runtukahu CS, hal itu dibuktikan pasca ditiupnya peluit tanda mulainya pertandingan, Fadjar Romansyah yang beroperasi di sayap kanan langsung melakukan serangan.
Sodoran bola kepada Eksel Runtukahu berhasil diteruskan didepan gawang Persatu Tuban yang dikawal Rully Desrian, sayang, Rudiyana yang menjadi tandem Eksel tidak berada di posisinya. Bolapun terbuang sia-sia.
Memasuki setengah jam permainan, tim tamu unggul lebih dulu di menit ke 28, melalui kaki pemain tengah Persatu Tuban Wahyu Army. Army menghukum kelengahan barisan belakang yang digagas Yudi Khaerudin dengan sepakan keras di dalam kotak penalti.
Gol tersebut lantas melecut semangat anak asuh Herry Kiswanto, faktanya, berselang beberapa menit kemudian tepatnya menit ke 32, melalui skema bola mati, pemain anyar Bogor FC Sulut United Yudi Khaerudin berhasil memanfaatkan kemelut didepan gawang Persatu Tuban. Gol, skor sama kuat menghiasi papan skor.
Selepas kedua gol tercipta, laga berjalan biasa-biasa saja. Nyaris tidak ada peluang berarti yang tercipta. Hingga wasit Mardiyono asal Jabar meniup peluit jeda babak pertama, skor masih imbang 1-1.
(AnggawiryaZas)
