Minut

Azhar: Sebagai Ketua Satgas COVID-19, Vonnie Panambunan Tak Tanggap

Manado, BeritaManado.com – Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanganan Covornavirus Diseases 2019 (COVID-19) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), tampak gagap dalam menangani proses pemakaman jenazah pasien corona, Jumat (10/4/2020) di Desa Wusa Kecamatan Talawaan.

Terbukti tidak ada satupun petugas medis dari Minut yang siap menguburkan jenazah pasien COVID-19, sehingga penanganan diambil alih oleh Satgas Pemprov Sulut.

Hal ini disesalkan legislator Minut Azhar.

ADVERTISEMENT

“Jadi kejadian kemarin akibat ketidaksiapan gugus tugas COVID-19. Kemarin (pemakaman, red) itu dibiarkan, tidak ditangani dengan profesional. Tidak siap,” ujar Ketua PBB Minahasa Utara ini kepada BeritaManado.com, Sabtu (11/4/2020).

Menurut Azhar, Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan seharusnya sejak awal membentuk tim penanganan pasien mulai dari status Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), pasien positif, sampai pasien COVID-19 yang meninggal.

“Harusnya ada tim. Kalau orang yang mengerti tentang suatu tugas harusnya sudah tahu apa yang harus dia lakukan. Saya telepon Kapolres Minut (Wakil Ketua Satgas, red), katanya cuma 1 kali rapat dengan Satgas, dan itu juga tidak membentuk tim. Jadi menurut saya, ada satu rangkaian yang terputus,” kata Azhar.

Lanjut dia, kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan dan Satgas COVID-19 Minut harus segera menyiapkan kebutuhan bagi tenaga medis berhubung anggaran penanganan corona sudah diatur sebesar Rp12,8 miliar.

“Saya dengar keluhan masyarakat bahwa tidak ada APD (Alat Pelindung Diri). Dana kita cukup besar Rp12,8 miliar. Jangan bilang sudah abis. Jangan bagi-bagi uang di jalan karena itu susah untuk dipertanggungjawaban. Jangan coba-coba main anggaran,” tegas Azhar.

Azhar mengajak semua komponen untuk membantu Bupati Vonnie Panambunan dalam menangani COVID-19.

“Memang kita saat ini dalam keadaan darurat. Mari kita bantu bupati kita. Mungkin beliau tidak siap menghadapi keadaan mendadak ini,” tambah Azhar.

(Finda Muhtar)