Berita Utama

Ayub Ali: Kurang Tepat Taman Religi di Sekitar Pertokoan

Ayub Ali: Kurang Tepat Taman Religi di Sekitar Pertokoan
Ayub Ali menjelaskan kepada beritamanado (foto beritamanado)

Manado – Pemkot Manado berencana membangun taman religi di areal eks Kampung Texas. Meski tidak akan membongkar bangunan Mesjid yang telah ada, namun resistensi terhadap rencana pembangunan tersebut terus mengalir. Kali ini datang dari anggota DPRD Sulut dapil Manado, Ayub Ali.

“Rencana ini sangat baik, namun lokasi di eks Kampung Texas kurang tepat, karena taman religi mestinya dibangun di lokasi lain, bukan di sekitaran pusat pertokoan,” ujar Ayub Ali kepada beritamanado, tadi.

Menurutnya, selain menghilangkan unsur religi, lokasi pembangunan di tengah pusat perbelanjaan juga akan menghilangkan unsur kultural. Legislator PAN ini menunjuk kawasan ringroad adalah lokasi paling tepat pembangunan taman religi.

“Kalau di lokasi itu (eks Kampung Texas, red), justru unsur religi dan budayanya tidak akan kelihatan. Bagusnya di ringroad yang ada bukit-bukit. Bisa dibangun seperti Bukit Kasih. Nah, disana pasti miniatur rumah ibadah yang akan dibangun akan terasa unsur religi dan budayanya,” pungkas Ayub. (jerry)

3 tanggapan untuk “Ayub Ali: Kurang Tepat Taman Religi di Sekitar Pertokoan”

  1. Hmmm …
    Pendapat Ayub Ali sah – sah saja sih, Tapi kalau memang Pemkot ingin membuat Taman Religi menurut saya tidak masalah.
    Malah dengan adanya Taman Religi atau apapun namanya bisa menata areal kampung texas yang terkenal kumuh menjadi lebih baik, kalau tujuan Pemkot baik kenapa tidak didukung Pak? dan untuk Kawasan ring Road mungkin sudah ada rencana di RTRW yang akan/telah disusun. ASAL jangan ada korupsi dari setiap pembangunan infrastruktur yang ada.

    Salam,
    Sam

  2. Stop jo kwa tu pake2 tu simbol…. lebe bae tu dana pake for beking bagus tu sarana umum. Beking WC umum, perbaiki tempat sampah, dsb….

  3. Maksudnya memang baik,…mar menurut qta mubazir,…So tlalu banya sarana ibadah di kota manado lebih khusus gereja…Maarrr kehidupan di minahasa dang manado..rupa tu di sodom deng gomorah…tu ba hugel deng pergaulan dari muda mudi sampe tete nene..so nda sesuai deng firman Nona2 bajual diri dan dijual keluar daerah.Tuhan.Cap tikus beking nyong2 mabo angka kejahatan karena pengaruh cap tikus lumayan fantastis.Peran para pendeta, guru agama, harus lebih maksimal untuk menyadarkan maasyarakat.Pemerintah membantu membuat perda tuk mengatur masalah peredaran minuman beralkohol dan masalah traficking yang marak di tanah minahasa ini.Orang minahasa harus berperan aktif untuk membangun manado karena Manado adalah di tanah adat minahasa.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara