Olahraga

Atlet Disabilitas Sulut, Antara Prestasi dan Diskriminasi

RENANG: mendapat 4 emas, 3 perak 1 perunggu atas nama:
Emas:
Gerry Tuwaidan klasifikasi S10 nomor 400 meter gaya bebas
Steven Sualang S10 nomor 100 meter gaya punggung
Steven Sualang S10 nomor 50 meter gaya punggung
Steven Sualang S10 nomor 200 meter gaya bebas
Perak:
Gerry Tuwaidan S10 nomor 100 meter gaya bebas
Gerry Tuwrald Loho S15 nomor 50 meter gaya punggung
Perunggu:
Gerald Loho S15 nomor  50 meter gaya kupu

ATLETIK
2 emas, 2 perak, 2 perunggu atas nama:
Emas:
Susan Ungu 100 meter
Susan Ungu 200 meter
Perak:
Junaedi Ahmad 400 meter T13
Junaedi, Jali, Suharman, Jemmy estafet 4×400 meter

CATUR
1 perak atas nama:
Alfrits Dien perorangan
1 perunggu atas nama:
Alfrits, Harly, Husen kelas beregu

ANGKAT BERAT
1 perak atas nama:
Billy Makal

TENIS MEJA
3 perunggu atas nama:
Audi Ngangi kelas III
Jenly Kondoi kelas 9
Audi, Hendra, Wendri beregu

Selain raihan medali, sejumlah atlet disabilitas Sulut pernah dipanggil dalam Pelatnas untuk mengikuti ajang olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara dan Asia.

Raihan medali atlet Sulut dalam ajang tersebut bahkan tak bisa dipandang sebelah mata.

Atlet Disabilitas Sulut, Antara Prestasi dan Diskriminasi
Steven Sualang, atlet renang NPC Sulut saat menerima medali emas di Peparnas Jabar 2016 lalu

Atlet atas nama Steven Sualang berhasil meraih 2 medali perunggu dalam Asian Paragames 2018 di Jakarta.

Tahun 2003 silam, atlet kelahiran Kota Kotamobagu ini mengikuti Asean Para Games di Hanoi Vietnam memperoleh 3 medali Emas.

Diskriminasi

Sayangnya, informasi yang diterima BeritaManado.com melalui Ketua NPC Sulut, apa yang disampaikan Ketua TAPD melalui Asisten III berbeda dengan yang ada di lapangan.

“Sampai sejauh ini melalui komunikasi kami dengan pengurus, dana yang tersedia bagi NPC di APBD-P hanya 760 juta kemudian mendapat penambahan 100 juta dari Dispora. Jelas itu jauh berbeda dengan apa yang disampaikan TAPD dalam Rapat Banggar lalu,” ungkapnya memelas.

Selain jauh dari apa yang dijanjikan, Makal juga mengatakan dana yang disediakan jauh dari kebutuhan atlet.

“Tentu apa yang ada saat ini sangat-sangat jauh dari kebutuhan kami. Dari proposal sebesar 3,3 miliar yang NPC ajukan, terjadi perubahan di Dispora menjadi 1,9 miliar dengan pengurangan jumlah atlet dan jumlah official. Namun sayangnya, dari 1,9 yang diajukan, yang tersedia saat ini masih jauh,” tegas Makal didampingi Kundiman.

Jelas, sambung Makal, hal ini menjadi sebuah pukulan bagi NPC Sulut umumnya serta para atlet yang telah mengharumkan nama Sulut khususnya.

“Apakah kami penyandang disabilitas sehingga dipandang sebelah mata?,” tuturnya dengan nada bertanya.

(AnggawiryaMega)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara