Pihak berwenang mencurigai bahwa kembang api adalah penyebab utama kebakaran ini.
Upaya penyelamatan dan bantuan medis segera dikerahkan oleh otoritas federal Irak dan wilayah Kurdistan Irak.
Truk bantuan medis dikirim ke lokasi dari berbagai daerah, dan tim medis dikerahkan untuk merawat para korban luka.
Perdana Menteri Irak, Mohamed Shia al-Sudani, meminta agar semua upaya penyelamatan dilakukan untuk membantu para korban dan mengumumkan penyelidikan atas insiden ini.
Kebakaran ini merupakan tragedi yang mengingatkan bahwa standar keselamatan di sektor konstruksi dan transportasi Irak sering diabaikan, dan negara ini telah sering mengalami insiden kebakaran dan kecelakaan fatal akibat infrastruktur yang rusak dan konflik yang berkepanjangan.
Sebelumnya, pada tahun 2021, terjadi kebakaran fatal di rumah sakit dan ledakan tangki oksigen yang mengakibatkan banyak korban.
(Jhonli Kaletuang)
