Amurang – Pelaku togel GP alias Gun yang ditangkap anggota Polres Minsel rabu 30 April (kemarin, red) sekitar pukul 17.00 wita di Desa Ongkaw, Kecamatan Sinonsayang, Minahasa Selatan GP alias Gun berprofesi pengecer togel. Saat diperiksa, Gun mengakui, bahwa ia menjalani profesi sebagai pengecer togel sudah 1 bulan dan mendapatkan omset yang cukup besar.
“Sudah satu bulan saya menjadi pengecer Togel, dan setiap setor saya diberikan upah 20 persen dari hasil yang saya setorkan setiap hari dengan uang berjumlah 200 ribuh rupiah,” akunya di depan penyidik.
Menariknya dari hasil pengembangan penyidikan, Gun mengaku bahwa uang hasil togel disetorkan ke bandar togel yang adalah seoarang anggota TNI, “depe bandar (Togel, red) anggota (TNI, red), kita biasa pangge komandan T,” ujar Gun didepan penyidik.
Barang bukti alias babuk yang diamankan adalah uang sejumlah 646 ribu rupiah, 12 lembar rekapan buku togel singapur, 1 buah kalkulator, 4 lembar syair rajawali, ujar Kapolres Minsel AKBP Iis Kristian SIK, melalui Ipda Mochamad Nandar SIK Kanit 1 Reskrim.
“Operasi seperti ini akan terus dilakukan, sebab sudah menjadi perintah dari atasan, untuk mengurangi, bahkan membasmi judi togel di Minsel dan Mitra. Untuk itu, setiap kasus togel tetap akan kembangkan terus, tidak terkecuali pengakuan keterlibatan oknum anggota TNI. Kami akan proses sesuai dengan hukum yang berlaku, terutama pasal 303, tentang perjudian,” kata Nandar (sanlylendongan)

Kong boss bandar besar Kobus Tompasobaru,,kapan Polres Minsel mo tangka….ato Polres tako jgn jatah tiap bulan so ndk mo cair,,,,wwkkwkwkwkw