
Penulis: Jenly Wenur | Manado
MANADO, BeritaManado.com – Ini bukan bulan yang biasa-biasa saja.
Sepanjang April 2026, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE bergerak dalam ritme yang jarang dimiliki seorang kepala daerah: dari ballroom hotel bergengsi di Jakarta tempat penghargaan nasional diserahkan, ke meja diplomatik bersama utusan dari 13 negara, lalu kembali ke Manado untuk meresmikan fasilitas pertahanan maritim yang menjadi tonggak keamanan regional.
Di sebuah provinsi yang 73 persen wilayahnya adalah lautan, kepemimpinan Yulius Selvanus di bulan April menempatkan Sulawesi Utara bukan hanya di peta Indonesia melainkan di peta dunia.
Penghargaan diraih, perjanjian kerja sama diteken, dan agenda pembangunan diperkuat, semua dalam satu bulan yang padat makna.
Berikut delapan capaian terbaik yang merangkum perjalanan Gubernur Yulius Selvanus sepanjang April 2026.
1. Sulut Sabet National Governance Awards 2026, Provinsi Terbaik dalam Angka Harapan Hidup
Pada Jumat, 24 April 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meraih penghargaan dalam ajang National Governance Awards 2026 yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, sebuah pengakuan atas komitmen Pemprov Sulut dalam menghadirkan inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.
Dalam ajang yang diselenggarakan Metro TV tersebut, Sulawesi Utara berhasil meraih penghargaan kategori Outstanding Province in Life Expectancy Value, provinsi dengan capaian terbaik dalam angka harapan hidup. Capaian ini bukan sekadar sertifikat.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, rasio dokter di Sulut mencapai sekitar 1,4 per 1.000 penduduk, menempatkan provinsi ini dalam lima besar nasional dalam ketersediaan tenaga medis terbaik.
Menerima penghargaan itu, Gubernur Yulius berbicara dengan nada yang khas, rendah hati, namun penuh tekad.
“Kami selalu melakukan yang terbaik bagi rakyat. Tanpa dinilai pun kami tetap berbuat yang terbaik. Ini bagian dari kerja bersama. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja membangun Sulawesi Utara lebih maju lagi,” ujarnya.
Pemimpin yang bekerja sepenuh hati bahkan tanpa sorotan dan justru itulah yang membuat dunia akhirnya memperhatikan.
2. Sampah Jadi Listrik, Yulius Selvanus Teken Kesepakatan PSEL Manado Raya Bersama Menteri LH
Dari limbah menjadi cahaya. Itulah visi di balik langkah bersejarah yang diteken Gubernur Yulius Selvanus pada Senin, 13 April 2026 di Jakarta.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi memulai langkah strategis mewujudkan sistem pengelolaan sampah modern berbasis teknologi melalui percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Manado Raya, ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Gubernur Yulius Selvanus dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta.
Gubernur Yulius memboyong sejumlah kepala daerah termasuk Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Bupati Minahasa Utara Dr Joune Ganda, untuk turut menandatangani kesepakatan ini di Gedung Plaza Kuningan, Jakarta Selatan.
“Melalui PSEL, sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, tetapi menjadi sumber daya bernilai ekonomi sekaligus energi,” tegas Gubernur Yulius.
Dengan kesepakatan bersejarah ini, Sulawesi Utara diproyeksikan menyusul kawasan seperti Bandung Raya sebagai daerah penerapan pengelolaan lingkungan paling maju di Indonesia.
3. Resmikan Mako Bakamla Zona Tengah, Yulius Selvanus: Sulut adalah Garis Terdepan Bangsa
Sulawesi Utara bukan sekadar provinsi perbatasan. Ia adalah garis terdepan kedaulatan negara di kawasan Pasifik dan April 2026 menjadi buktinya.
