
Bitung – Dalam beberapa hari ini cuaca berangin disertai gelombang dianggap perlu diwaspadai nelayan.
Wakil Wali (Wawali) Kota Bitung, Maurits Mantiri mengingatkan para nelayan agar lebih mengutamakan keselamatan saat hendak melaut.
“Terutama nelayan yang menggunakan kapal kecil harus berhati-hati, jika dianggap cuaca tidak baik lebih baik tidak melaut,” kata Wawali, Senin (05/08/2019).
Wawali berharap, nelayan dan pemilik kapal mengupdate data cuaca terkini dari BMKG Maritim agar bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Demikian juga para camat dan lurah agar menginformasikan data terbaru cuaca ke warga terurama yang berprofesi sebagai nelayan,” katanya.
Selain itu, dirinya juga mengingatkan kepada warga agar berhati-hati melakukan pembakaran sampah jangan sampai memicu kebakaran karena cuaca berangin.
“Dari laporan Satpol PP, ada beberapa lahan ilalang yang terbakar dan mengancam pemukiman. Ini harus diwaspadai dan saya minta para Pala serta RT aktif melakukan sosialisasi tidak asal melakukan pembakaran,” katanya.
Sementara itu, sesuai prakiraan cuaca tinggi gelombang yang disalin dari http://maritim.bmkg.go.id/prakiraan/satu_minggu_kedepan;
1.25 – 2.50 m (Moderate Sea) :
Laut Natuna Utara, Perairan Kep. Anambas, Perairan Kep. Natuna, Laut Natuna, Laut Jawa, Selat Madura, Laut Sawu, Perairan Selatam Kupang – P. Rote, Laut Timor Selatan NTT, Perairan Utara Pangkalpinang, Selat Karimata, Perairan Singkawang, Perairan Pontianak, Perairan Selatan Kalimantan Tengah, Perairan Kotabaru, Perairan Balikpapan, Perairan Kalimantan Utara, Selat Madura, Teluk Tolo, Perairan Manui – Kendari, Perairan Kep. Banggai, Perairan Kep. Sula, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Laut Sulawesi, Laut Banda, Perairan Selatan Ambon, Perairan Raja Ampat – Sorong, Perairan Manokwari, Perairan Biak, Perairan Jayapura- Sarmi, Teluk Cendrawasih, Perairan Fak – fak – Kaimana, Samudera Pasifik Utara Papua, Samudera Pasifik Utara Biak, Samudera Pasifik Utara Jayapura, Perairan Amampere – Agats, Perairan Kep. Aru dan Kep. Kai, Perairan Kep. Sermata – Leti, Perairan Kep. Babar.
2.50 – 4.0 m (Rough Sea) :
Perairan Banda Aceh -Sabang, Perairan Barat- Aceh, Selat Malaka, Perairan Nias- Sibolga, Perairan Kep. Mentawai- Padang, Perairan Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Aceh, Samudera Hindia Barat Kep. Nias, Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai, Samudera Hindia Barat Bengkulu, Selat Sunda, Perairan Selatan Banten, Perairan Selatan Jawa Barat, Perairan Selatan Jawa Tengah, Perairan Selatan Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah, Samudera Hindia Selatan Jawa Timur, Perairan Selatan Bali, Perairan Selatan Lombok, Perairan Selatan Sumbawa, Perairan Selatan P. Sumba, Samudera Hindia Selatan Bali, Samudera Hindia Selatan NTB, Samudera Hindia Selatan NTT, Perairan Bitung – Manado, Perairan Kep. Sangihe dan Kep. Talaud, Laut Maluku, Samudera Pasifik Utara Kep. Halmahera, Perairan Utara Kep. Halmahera, Laut Arafuru, Perairan Kep. Tanimbar.
4.0 – 6.0 m (Very Rough Sea) :
Samudera Hindia Barat Lampung, Samudera Hindia Selatan Banten dan Jawa Barat.
(abinenobm)
