Islandia: Kedamaian di Ujung Utara
Berikutnya, ada Islandia, sebuah pulau di Eropa Barat Laut yang jarang sekali terlibat konflik.
Saking amannya, negara yang merupakan bagian dari NATO ini bahkan tidak memiliki tentara tetap.
Islandia juga mandiri dalam hal sumber daya, terutama energi panas bumi dan hidroelektrik, serta pasokan perikanan dan pangan yang relatif aman.
Bhutan: Kerajaan Bahagia di Himalaya
Kemudian, mari tengok Bhutan, yang terletak di Himalaya.
Negara ini terkenal dengan kebijakan Kebahagiaan Nasional Bruto yang menekankan perdamaian.
Medan pegunungan yang dimiliki juga menjadikan Bhutan sangat sulit untuk diinvasi.
Irlandia: Netralitas dan Ketahanan Pangan
Irlandia juga masuk dalam daftar negara teraman.
Meskipun tergabung dalam NATO, Irlandia tetap memegang teguh netralitasnya.
Ditambah lagi, sektor pertanian mereka yang maju dan kuat menjamin pasokan pangan yang relatif aman.
Fiji: Ketenangan di Jantung Pasifik
Di dekat Samudra Pasifik, Fiji menjadi pilihan lain untuk berlindung.
Negara ini jarang terlibat konflik, baik di dalam negeri maupun dengan negara lain.
Stabilitas politiknya juga relatif terjaga selama beberapa tahun terakhir.
Kanada: Raksasa Tenang di Amerika Utara
Meski berada di benua Amerika, Kanada tidak terlibat aktif dalam masalah global dan jarang berkonflik dengan negara lain.
Letaknya yang terpisah dari Asia dan Eropa juga memberikan keuntungan geografis.
Dari sisi pertahanan, Kanada memiliki Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) yang kuat.
Walau demikian, negara ini tidak punya jejak tindakan militer yang aktif.
Itulah beberapa negara yang disebut-sebut aman untuk berlindung jika Perang Dunia III benar-benar pecah.
Semoga saja skenario tersebut tidak pernah terjadi dan dunia tetap damai.
