
BeritaManado.com — Ketegangan antara Iran dan Israel belakangan ini kian memanas dan situasinya justru semakin rumit karena campur tangan pihak lain.
Teranyar, Amerika Serikat ikut menyerang Iran, yang kemudian dibalas dengan serangan ke pangkalan udara AS di Qatar.
Tak berhenti di situ, kekinian Korea Utara (Korut), negara yang memiliki senjata nuklir dan mempunyai latar belakang konflik dengan AS akibat perang dengan Korea Selatan turut bersuara.
Korut terang-terangan mengutuk serangan Amerika dan menyebutnya sebagai pelanggaran piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Konflik ini sontak memicu kecemasan global, tak terkecuali di Indonesia.
Banyak yang khawatir, jangan-jangan Perang Dunia III benar-benar akan meletus.
Namun, di tengah kekhawatiran itu, ternyata ada beberapa negara yang dikenal jarang terlibat konflik dan relatif aman untuk berlindung jika skenario terburuk itu terjadi.
Melansir Suara.com jaringan BeritaManado.com, berikut adalah beberapa negara paling aman:
Swiss: Negeri Netral yang Tangguh
Di urutan pertama ada Swiss, yang dikenal sebagai negara paling aman jika Perang Dunia III pecah.
Rahasianya terletak pada kenetralannya dalam kebijakan luar negeri, sebuah prinsip yang sudah diakui sejak Kongres Wina tahun 1815.
Sejak saat itu, Swiss tak pernah terlibat dalam perang apa pun.
Selain sejarah netralitasnya yang panjang, Swiss juga memiliki kontrol wilayah udara yang sangat ketat.
Kesiapan pertahanannya tinggi dan memiliki tempat perlindungan luas untuk warganya.
Selandia Baru: Surga Terpencil di Pasifik
Bergerak ke selatan, Anda akan menemukan Selandia Baru.
Letak geografisnya yang cukup terpencil di Pasifik Selatan menjadikannya minim konflik dengan negara lain.
Meski menjalin hubungan diplomatik yang baik dan kuat, Selandia Baru memilih untuk tidak terlibat dalam urusan militer.
Tak hanya itu, negara ini juga punya kebijakan antinuklir yang ketat.
Dengan kepadatan penduduk yang relatif rendah, risiko kekurangan pangan jika terjadi perang dunia pun cukup kecil sehingga Selandia Baru diperkirakan masih mampu mengurus warganya.
Islandia: Kedamaian di Ujung Utara
Berikutnya, ada Islandia, sebuah pulau di Eropa Barat Laut yang jarang sekali terlibat konflik.
Saking amannya, negara yang merupakan bagian dari NATO ini bahkan tidak memiliki tentara tetap.
Islandia juga mandiri dalam hal sumber daya, terutama energi panas bumi dan hidroelektrik, serta pasokan perikanan dan pangan yang relatif aman.
Bhutan: Kerajaan Bahagia di Himalaya
Kemudian, mari tengok Bhutan, yang terletak di Himalaya.
Negara ini terkenal dengan kebijakan Kebahagiaan Nasional Bruto yang menekankan perdamaian.
Medan pegunungan yang dimiliki juga menjadikan Bhutan sangat sulit untuk diinvasi.
Irlandia: Netralitas dan Ketahanan Pangan
Irlandia juga masuk dalam daftar negara teraman.
Meskipun tergabung dalam NATO, Irlandia tetap memegang teguh netralitasnya.
Ditambah lagi, sektor pertanian mereka yang maju dan kuat menjamin pasokan pangan yang relatif aman.
Fiji: Ketenangan di Jantung Pasifik
Di dekat Samudra Pasifik, Fiji menjadi pilihan lain untuk berlindung.
Negara ini jarang terlibat konflik, baik di dalam negeri maupun dengan negara lain.
Stabilitas politiknya juga relatif terjaga selama beberapa tahun terakhir.
Kanada: Raksasa Tenang di Amerika Utara
Meski berada di benua Amerika, Kanada tidak terlibat aktif dalam masalah global dan jarang berkonflik dengan negara lain.
Letaknya yang terpisah dari Asia dan Eropa juga memberikan keuntungan geografis.
Dari sisi pertahanan, Kanada memiliki Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) yang kuat.
Walau demikian, negara ini tidak punya jejak tindakan militer yang aktif.
Itulah beberapa negara yang disebut-sebut aman untuk berlindung jika Perang Dunia III benar-benar pecah.
Semoga saja skenario tersebut tidak pernah terjadi dan dunia tetap damai.
Nah, dari negara-negara tadi adakah negara yang sudah pernah kamu kunjungi?
(jenlywenur)
