
Mitra, BeritaManado.com – Ajang Jurnalis Sulut Futsal Turnamen (JSFT) harus berakhir miris.
Tindakan anarkis pemain Hebat 1 Pemprov Sulut dilaga Final yang berlangsung Kamis (15/9/2016) akhirnya merusak turnamen yang mereka selenggarakan sendiri.
Laga pamungkas yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sulut ini, Hebat 1 menjamu Jurnalis Minahasa Tenggara (JMT Hebat) Mitra.
Sejumlah protes terlihat menjadi warna laga ini, menyusul adanya keputusan kontroversi yang berbau keuntungan bagi Hebat 1.
Puncaknya, bentrok fisik antar pemain pun tak bisa dihindari, menyusul tindakan anarkis yang dilakukan ujung tombak Hebat 1 Andre Manoppo terhadap palang pintu JMT Hebat Yafet Rumondor.
Laga pun harus terhenti. Sejumlah protes pun dilayangkan pemain JMT kepada wasit maupun panitia pelaksana.
“Bukan soal menang dan kalah, tetapi ini soal sportifitas dalam rangka membangun kebersamaan antar sesama wartawan se Sulut. Tapi anehnya, turnamen ini justru dirusak oleh pelaksana sendiri,” tukas Ruland Sandag, kapten JMT Mitra.
Keputusan untuk walk out pun diambil JMT sembari meminta ketegasan Panitia menjalankan aturan yang mereka buat yakni mendiskualifikasi tim yang bertindak anarkis.
“Sekali lagi bukan soal menang dan kalah, atau siapa yang juara. Tetapi ini soal aturan, panitia diharapkan konsisten dengan kesepakatan meeting,” tandas Sandag.
Pertandingan yang turut disaksikan Wagub Sulut Steven Kandouw dan sejumlah pejabat Pemprov Sulut dan Pemkab Mitra, akhirnya dilanjutkan kembali.
Punggawa JMT mengaku keputusan untuk kembali melanjutkan pertandingan sebagai bentuk penghargaan mereka kepada Wagub maupun pejabat yang ikut menonton.
“Kita menghargai saja, namun protes tetap kami layangkan,” pungkas Sandag.(rds)

So nda salah memang ada unsur politik so rusak ini wartawan Mitra, pertama bukang dorang pajang itu logo Mitra eh.. malah dorang bawa2 ini foto Bupati… kita kira wartawan itu musti independen? Kedua ini permainan sepak bola kiapa sama dengan di rapat2 DPR pake dia pe acara walk out… memang so banya out ini Mitra…
Wajar, Mitra ada ambisi 2 periode…. wkwkwkwkwk
Susah jo kalo orang so terkomtaminasi dengan politik, segala cara dorang mo beking, biar nda mampu mo suka juara… kasiang mo lia ini sepak bola Indonesia nda maju2
Lempar batu sembunyi tangan. Dorang yang beking rusak bilang orang laeng
Hebat ini berita, yg kalah luapkan samua di berita (tulisan) so emosi, nara sumber sapa penulis sapa? Kalo nda mampu kwa sudah jo cari kambing hitam…. biar mo cari2 so nda ada itu kambing itu dorang so beking kurban…. bos rds masalah di lapangan jangan bawa di tampa laeng ckckcckck malu2maluin…