
Amurang, BeritaManado.com — Elemen Aktivis 98 yang tergabung dalam Resolution Network 98 bersama Yayasan Humanitas Insani Indonesia (HATI), bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Komunitas Arus Bawah Persada, menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako melalui program Tali Kasih Natal kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Bitung.
Di Kabupaten Minahasa Selatan, sebanyak 1.000 paket bantuan disalurkan kepada warga penerima manfaat dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu (17/12/2025), bertempat di SMA Negeri 1 Amurang.
Program ini digelar dengan tertib dan mendapat sambutan hangat serta antusiasme tinggi dari masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan solidaritas nasional bertajuk #WargaBantuWarga, yang digelar menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat kebersamaan lintas elemen bangsa yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Juru Bicara Tim Tali Kasih Natal, Michael Umbas, menjelaskan bahwa kegiatan di Amurang merupakan bagian dari rangkaian penyaluran bantuan di empat titik, yakni Manado, Bitung, Amurang, dan akan berlanjut di Langowan, dengan total 5.000 penerima manfaat.
Menurut Michael, program ini sejalan dengan semangat Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kehadiran negara dan gotong royong sosial, terutama dalam momentum hari besar keagamaan.
“Melalui bantuan sembako ini, kami berharap masyarakat dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan penuh sukacita, rasa aman, dan damai sebagai wujud kasih dalam kebersamaan,” ujar Michael.
Sementara itu, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan sehari sebelumnya, Selasa (16/12/2025), di Kota Bitung, dengan menyalurkan 1.000 paket bantuan kepada warga kurang mampu.
Kegiatan di Bitung dihadiri langsung oleh Juru Bicara Tali Kasih Natal, David Herson, bersama sejumlah aktivis 98.
David menegaskan bahwa program Tali Kasih Natal merupakan bentuk nyata solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama, sekaligus mencerminkan kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Ini adalah wujud solidaritas sosial lintas latar belakang, di mana nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kebangsaan dijalankan secara konkret dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata David Herson, didampingi Aktivis 98 Hendarsam Marantoko.
Program Tali Kasih Natal diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan persatuan nasional menjelang akhir tahun.
(***/rds)
